Buaksib.com – Mantan penyerang Timnas Prancis, Jean-Michel Larque menilai bahwa Kylian Mbappe kini sudah tak punya tempat lagi di skuat PSG. Sebab, ia memiliki kebiasaan buruk ‘pamer skill’ ketimbang memainkan sepakbola produktif.

Kylian Mbappe
Kylian Mbappe

 

Kylian Mbappe menjadi pilar penting Paris Saint-Germain dalam beberapa musim terakhir. Ia bahu-membahu bersama Neymar dan siapapun di posisi nomor sembilan untuk membawa Les Parisiens meraih kemenangan.

Pemain berusia 22 tahun tersebut memang dikenal sebagai pemain yang sulit dihentikan lawan. Sebab, ia memiliki kecepatan dan sklill olah bola yang sangat mumpuni.

Tapi, ternyata performa Mbappe belakangan ini membuat Larque kesal. Pria yang juga pernah menjadi pelatih PSG itu tidak suka melihat Mbappe terlalu sering ‘pamer skill’ pada saat pertandingan.

Kecaman untuk Kylian Mbappe

Jean-Michel Larque mengatakan Kylian Mbappe harus segera mengubah gaya bermainnya jika ingin terus bermain di PSG. Ia mengingatkan agar sang winger harus berhenti pamer skill ketika berhadapan dengan pemain lawan.

“Kylian Mbappe tidak memiliki tempat di Paris Saint-Germain sekarang. Saya tidak akan mengebor tengkoraknya dan mencari tahu apa yang ada di dalam sana, tapi ia memperumit masalah,” ujar Larque kepada acara Top of The Foot RMC Sport.

“Ia memperumit semua yang dilakukan. Mengapa melakukan rabona? Mengapa ia melakukan dua belas [trik] stepover jika ia hanya diam di tempat yang sama?” kritiknya.

“Bocah itu membutuhkan detoksifikasi, obat untuk sepakbolanya yang benar-benar tercemar oleh gerakan yang tidak perlu. Apa yang menjadi kekuatannya adalah kecepatannya, tapi kita tidak melihatnya lagi,” lanjut Larque.

Kini, PSG telah dilatih oleh pelatih baru yakni Mauricio Pochettino. Ia masuk menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat di akhri Desember 2020 lalu. Menurut Larque, sosok Pochettino bisa menyembuhkan masalah Mbappe itu.

“Saya akan melihat apakah Pochettino memiliki keberanian lebih dari Tuchel atau lebih menguasai Mbappe. Saya tidak tahu rahasia kecil Camp des Loges, saya tidak tahu apakah Tuchel yang memerintah Mbappe atau sebaliknya,” ujar Larque.

“Ia harus menjernihkan pikirannya dan menonton beberapa video di mana ia bermain satu-dua atau turun jauh untuk merebut bola. Hari ini ia menginginkan bola di kakinya sehingga ia bisa mengejek lawan.”

“Jelas dengan ledakan kecepatannya ia bisa melewati lawan, tapi ia akan kehilangan bola di belakang. Saya tidak memiliki statistik, tapi melawan OM [Marseille] ia sering kehilangan bola,” tandasnya.

Kontrak Kylian Mbappe bersama PSG hanya tersisa 18 bulan saja. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda bahwa pemain Timnas Prancis itu akan memperpanjang kontraknya di Parc des Princes. Ia santer dirumorkan bakal pindah ke salah satu dari Liverpool atau Real Madrid di musim panas Juni 2021 mendatang.