Buaksib.com – Bek Manchester City, Kyle Walker akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maafnya kepada publik. Hal itu dilakukan pemain berusia 29 tahun tersebut usai kepergok menggelar pesta seks di tengah pandemi virus Corona.

Kyle Walker Minta Maaf Usai Gelar Pesta 'Esek-Esek' di Tengah Corona
Kyle Walker

 

Inggris menjadi salah satu negara yang terhantam virus Corona cukup keras. Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut telah menginfeksi lebih dari 40.000 orang dan telah menewaskan lebih dari 4.000 jiwa di Inggris. Pemerintah Inggris pun memberlakukan lockdown untuk menekan persebaran virus.

Orang-orang di tanah Britania Raya pun dilarang untuk keluar dari kediamannya kecuali untuk kegiatan yang bersifat mendesak. Selain itu, jika terpaksa keluar dari rumah masing-masing, mereka harus patuh pada aturan physical distancing alias jaga jarak fisik satu sama lain.

Kelakuan Kyle Walker

Akan tetapi peraturan tersebut dilanggar oleh Kyle Walker seperti yang dilansir oleh The Sun. Kabarnya bek Manchester City tersebut dan seorang temannya mengundang dua orang perempuan ke apartemennya di Cheshire. Di sana mereka kemudian melakukan kegiatan amoral tersebut.

Salah satu perempuan itu mengaku diundang oleh Kyle Walker ke apartemennya pada pukul 22.30 waktu setempat, Selasa (31/03/20). Padahal, bek berusia 29 tahun tersebut termasuk salah satu pesepakbola yang gencar mengkampanyekan pada semua orang agar tetap diam di rumah di tengah pandemi Corona ini.

Salah satu perempuan yang diundang Kyle Walker malam itu bernama Louise McNamara. “Saya bekerja dengan agensi di Manchester. Saya mendapat pesan dari bos saya yang mengatakan klien kelas atas sedang mencari seseorang yang berkelas,” akunya.

Louise mengaku ia tak tahu jika yang menghubunginya tersebut adalah Kyle Walker. Di sisi lain, mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut juga mencoba merahasiakan identitasnya. Akan tetapi Louise sempat mengambil beberapa fotonya malam itu.

Permintaan Maaf

Ketika kabar pesta ‘esek-esek’ tersebut beredar di media, Kyle Walker akhirnya angkat bicara. Bek Timnas Inggris tersebut meminta maaf secara terbuka kepada semua orang melalui akun Instagram pribadinya.

“Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengeluarkan permintaan maaf publik atas pilihan yang saya buat minggu lalu,” ujar Kyle Walker.

“Saya mengerti bahwa posisi sebagai pesepakbola profesional membawa tanggung jawab menjadi panutan.”

“Karena itu, saya ingin meminta maaf kepada keluarga, teman, klub sepak bola, pendukung, dan publik karena mengecewakan mereka.”

“Ada pahlawan di luar sana yang membuat perbedaan penting bagi masyarakat di sini, dan saya ingin membantu mendukung serta menyoroti pengorbanan luar biasa mereka dan pekerjaan yang menyelamatkan jiwa selama seminggu terakhir. Tindakan saya berbeda langsung dengan apa yang seharusnya saya lakukan sehubungan dengan lockdown.”

Tindakan Tegas Manchester City

Pihak Manchester City tentu tidak tinggal diam atas perilaku salah seorang pemain mereka tersebut. Mereka mengkonfirmasi bahwa Kyle Walker akan dijatuhi hukuman.

“Manchester City FC mengetahui sebuah cerita di sebuah surat kabar tabloid mengenai kehidupan pribadi Kyle Walker sehubungan dengna pelanggaran lockdown di Inggris dan aturan jarak sosial.”

“Pesepakbola adalah panutan global, dan staf serta pemain kami telah bekerja untuk mendukung upaya luar biasa dari NHS dan pekerja kunci lainnya dalam memerangi efek dari Corona Virus COVID-19, dengan cara apapun yang kami bisa. Tindakan Kyle dalam hal ini telah secara langsung bertentangan dengan upaya ini.”

“Kami kecewa mendengar tuduhan itu, perhatikan pernyataan cepat dan permintaan maaf Kyle, dan akan melakukan prosedur disiplin internal dalam beberapa hari mendatang.”

Sebelum Kyle Walker, ada pemain Premier League lain yang juga sempat mengabaikan aturan untuk tetap mengisolasi diri di rumah. Pemain tersebut adalah gelandang muda Chelsea, Mason Mount.