Buaksib.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara terkait kebijakan pembatasan pemanggilan pemain ke pemusatan Latihan proyeksi Piala AFF 2020. Kebijakan tersebut menurutnya sangat merugikan timnas.

Timnas Indonesia U-23 Targetkan Bidik Kemenangan dari Australia Shin Tae-yong
Shin Tae-yong.

 

Seperti yang kita ketahui, sang pelatih hanya bisa memanggil maksimal dua pemain per tim untuk ikut pemusatan Latihan Timnas Indonesia. Aturan tersebut adalah kesepakatan antara PSSI dengan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang mana adalah operator komeptisi BRI Liga 1 2021/2022.

Padahal, biasanya Shin Tae-yong membawa paling tidak tiga kiper untuk pemusatan Latihan. Ditambah lagi, di saat pemusatan Latihan berlangsung, Timnas akan menjalani laga uji coba kontra Afghanistan dan Myanmar. Laga uji coba tersebut akan digelar pada 16 dan 25 November 2021 yang akan datang.

“Jadi memang merugikan tim nasional. Tetapi menurut saya memang perlu juga ada perkembangan liga, baru bisa sepak bola Indonesia akan maju ke depannya,” ungkap Tae-yong, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021) malam WIB.

“Jadi kami memang sama-sama mengalah juga,” lanjut sang pelatih.

Komentar Shin Tae-yong

Akan tetapi, aturan tersebut disebutkan oleh sang pelatih tidak berlaku pada saat Piala AFF 2020. Sehingga, pelatih yang berasal dari Korea Selatan tersebut bisa bebas memanggil siapapun pemain yang dianggap cocok dengan skema permainannya.

“Tetapi memang ada janjinya dari liga mau lepas lebih dari dua pemain untuk Piala AFF,” imbunya.

Sementara itu, ajang Piala AFF 2020 akan dihelat di Singapura pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 yang akan datang. Tim anak asuh Shin Tae-yong masuk ke dalam Grup B Bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Apakah Grup B ini disebut klub surga atau klub neraka bagi Timnas Indonesia?