Buaksib.com – Hasil kurang memuaskan didapat AC Milan setelah berhadapan dengan Bologna di laga pekan ke-31 Serie A, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB. Mereka hanya mengakhiri pertandingan dengan skor kacamata meski bermain di markas sendiri.

Pioli Mengaku Salah di Laga AC Milan vs Genoa, Kenapa?
Stefano Pioli.

 

Hal ini sudah pasti merugikan Rossoneri, pasalnya, pesaing terberatnya berhasil meraih kemenangan dari lawan-lawan yang berat. Napoli berhasil menang dari Atalanta, sedangkan Inter Milan berhasil menaklukkan Juventus.

Pertandingan kontra Bologna sendiri membuktikan masalah nyata di lini depan AC Milan. Tercatat ada 33 tembakan yang mereka lepaskan, tujuh diantaranya mengarah ke gawang, tapi tak satupun berhasil dikonversi menjadi gol.

Skor imbang ini membuat persaingan gelar juara Serie A semakin seru. Rossoneri masih menjadi pemimpin klasemen dengan mengantongi 67 poin, unggul satu poin dari Napoli yang duduk di peringkat kedua. Sementara itu, Inter membuntuti dengan mengantongi 63 poin.

AC Milan Kehilangan Bola Terakhir

Setelah pertandingan berakhir, sang pelatih, Stefano Pioli, bertemu dengan media dan mengungkapkan masalah timnya Ketika menghadapi Bologna. Dia mengklaim jika Rossoneri kehilangan bola terkahir yang bisa membuat mereka menang.

“Mudah untuk menganalisa pertandingan malam ini. AC Milan tak mampu menemukan momen kecil itu, bola terakhir, tembakan yang bisa mengubah pertandingan. Kami telah melakukan yang lainnya,” ucap Pioli pada Sky Sport Italia.

“Ini adalah laga di mana jika kunci pertandingan bisa dibuka lebih cepat akan jadi terasa mudah, selain itu akan jadi lebih berat. Kami bekerja dengan sangat baik dalam situasi tanpa bola melawan tim yang kasar, tapi tidak ketika bola berada di kaki kami.”

Ada tudingan jika kondisi psikologi AC Milan terganggu oleh tekanan dari Napoli dan Inter. Akan tetapi, sang pelatih tidak merasa begitu. Pasalnya, dia melihat anak asuhnya bermain sesuai dengan karakter yang diinginkan.

“Saya benar-benar mengesampingkan gagasan bahwa ini disebabkan masalah psikologis. Tim bermain dengan karakter yang tepat, temperamen dan mentalitas, bahkan dengan kualitas di sepertiga akhir lapangan,” sambung Pioli.

“Pada saat ini, kami menciptakan banyak peluang dan tak bisa menyelesaikannya. Itulah kenyataan yang ditunjukkan statistik. Kami tampil sesuai dengan keinginan, tapi tak menyelesaikan peluang,” pungkasnya.