Buaksib.comArema FC akan menjadi tuan rumah Trofeo Ronaldinho yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (26/6/2022). Ajang ini akan melibatkan legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldinho, yang akan memperkuat RANS Nusantara FC.

RANS Nusantara FC Sebut Trofeo Meet The Star Tak Cuma Hiburan

 

Selain Arema dan RANS Nusantara FC, satu tim lain yang akan ikut dalam trofeo ini adlaah Persik Kediri. Trofeo ini sendiri digelar disaat turnamen Piala Presiden bergulir.

Arema FC dan Persik Kediri sudah menyelesaikan babak grup. Sedangkan RANS Nusantara FC masih akan bermain sekali lagi di babak grup pada, Selasa (28/6/2022).

Pelatih Arema, Eduardo Almeida, melihat pertandingan ini sebagai hiburan. Pemain diminta untuk menikmatinya, sebab ini bukan hal yang serius seperti Piala Presiden atau uji coba pramusim.

“Saya berharap semua menikmatinya, terutama para pemain dan penggemar. Ini adalah laga hiburan. Semoga semua pihak yang terlibat bisa terhibur,” ucap Eduardo Almeida.

Arema FC Siapkan Tim Terbaik

Rencananya, Almeida akan memainkan semua pemain yang sedang dalam kondisi fit. Entah pada saat berhadapan dengan Persik Kediri ataupun RANS Nusantara FC.

Akan tetapi, belum diketahui siapa saja yang akan mendapat kesempatan bermain melawan RANS Nusantara FC yang diperkuat Ronaldinho.

“Semua pemain bakal turun. Ini kesempatan besar bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman penting. Hanya melihat akan beda dengan pengalamannya yang pernah bermain bersama,” ucap pelatih Arema FC tersebut.

Pada pertandingan ini, Almeida memerintahkan kepada para pemainnya untuk bermain seperti sedang berlatih. Sehingga tempo permainan tidak terlalu cepat.

“Kami akan seperti latihan dan menikmatinya. Laga ini tidak ada hubungannya dengan persiapan untuk perempat final Piala Presiden. Setelah trofeo, baru kami bersiap untuk Piala Presiden lagi,” ucap Almeida.

Arema FC sendiri tak akan membuat tempo permainan tinggi sebagai bentuk penghormatan untuk Ronaldinho. Pemain sepak bola tersebut sudah pensiun sejak 2018 lalu sehingga fisiknya tak lagi seperti saat masih aktif bermain.

“Semasa aktif bermain, dia merupakan pemain terbaik di dunia. Karena itu, dia pasti punya keistimewaan yang tidak dimiliki oleh pemain lain,” lanjutnya.