Buaksib.com – Pelatih Kiper Persebaya Surabaya, Benyamin van Breukelen, diberi sanksi oleh Komdis (Komisi Disiplin) PSSI. Pelatih yang berasal dari Medan tersebut dinyatakan mencederai prinsip fair play.

Komdis PSSI Liburkan BRI Liga 1 Saat Piala AFF, Kabar Bagus untuk Timnas?

 

Benyamin sendiri dituding melakukan protes keras dengan mengeluarkan kata-kata yang tak pantas kepada perangkat pertandingan. Kejadian tersebut terjadi pada laga Persebaya kontra Borneo FC.

Atas kejadian tersebut, pelatih yang sering dipanggil Benny tersebut diwajibkan membayar denda sebesar 25 juta rupiah. Hal itu sesuai dengan hasil sidang Komdis pada 12 April 2022.

Mendapat sanksi tersebut, pelatih kiper Persebaya Surabaya tersebut pastinya kaget. Pasalnya, dari awal taka da tanda-tanda dia melakukan pelanggaran yang akan berakhir dengan sanksi.

“Saya enggak tahu, tidak ada kartu di lapangan, tidak ada teguran,” ucap Benny pada, Sabtu (16/4/2022).

Jika benar melakukan pelanggaran-pelanggaran, menurut Benny semestinya harus diberikan kartu terlebih dahulu. Tetrlebih, denda yang diberikan mencapai 25 juta yang mana senilai dengan kartu merah.

Tanggapan Persebaya Surabaya

Eks pelatih kiper Persikabo tersebut sebelumnya juga pernah bermasalah dengan Komdis PSSI. Malah, dia sempat dipanggil ke sidang Komdis PSSI.

Namun, pada saat itu ada penjelasan mendetail terkait pelanggaran yang dilakukan olehnya. Bahkan, Komdis PSSI juga menunjukkan bukti-buktinya.

“Sekarang tahu-tahu didenda, lucu aja melihatnya,” Benny melanjutkan.

Sang pelatih meyakini ada sentiment dari wasit laga Persebaya Surabaya vs Borneo FC. Pasalnya, saat melatih Persikabo 1973, dia sempat terlibat perselisihan dengan yang bersangkutan.

Hingga saat ini, Benny masih belum menerima pemberitahuan secara resmi terkait sanksi ini. Dia hanya mengetahui hal ini dari pihak manajemen.

“Manajemen Persebaya Surabaya belum hubungi saya masalah itu,” sambung eks pelatih kiper Timnas Wanita Indonesia itu.

“Saya cuma dapat berita dari media, saya belum dapat informasi dari klub,” pungkasnya.