Buaksib.com – Pada 29 November 2020 kemarin, genap 100 hari Ronald Koeman dipilih sebagai pelatih Barcelona. Klub raksasa La Liga tersebut menunjuk mantan pelatih Ajax tersebut untuk menggantikan peran Quique Setien yang dinilai tidak becus membawa Barcelona bersinar musim ini. Seperti apa kesan yang dirasakan sang pelatih?

Kesan 100 Hari Ronald Koeman Latih Barcelona
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman

Ronald Koeman mengakui bahwa melatih Barcelona bukan sebuah hal mudah. Apalagi, dirinya hadir disaat klub sedang mengalami krisis di semua bidang. Seperti diketahui, tak hanya finansial saja, Barcelona juga mengalami konflik internal antar pemain hingga petinggi klub Catalan tersebut.

Melalui beberapa pengakuannya, Ronald Koeman juga mengutarakan keluhannya ketika ditunjuk sebagai manajer Los Blaugrana. Kepelatihan manajer asal Belanda tersebut juga belum berjalan mulus hingga saat ini. Barcelona masih berada di papan tengah klasemen La Liga.

Komentar Barcelona Sangat Sulit Ditaklukkan

Ronald Koeman menganggap perannya sebagai manajer Barcelona tidak bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan sampai saat ini klub belum mampu tampil secara konsisten di La Liga Spanyol. Inilah yang membuat Barcelona masih berada dalam situasi sulit dan belum mampu bangkit.

Ditunjuk sebagai pelatih Barcelona di tengah keterpurukan tim pasti menjadi PR luar biasa bagi sang pelatih. Manajer asal Belanda tersebut juga telah melakukan perombakan besar hingga didepaknya sang pemain senior, Luis Suarez dari skuadnya.

Perombakan besar yang dilakukan Koeman pun belum membuahkan hasil. Sampai saat ini, sang manajer mengaku tetap optimis dan bekerja keras mengembalikan kejayaan Barcelona. Meskipun tidak bisa dilalui dengan mudah ketika saat ini Barca masih tampil menurun.

Kondisi Berbeda Dirasakan Koeman

Melatih Barcelona untuk ketangguhan di La Liga dengan penampilan di Liga Champions jelas berbeda. Sang pelatih mengakui lebih sulit menaklukkan tim papan atas di Liga Champions. Tak hanya itu, Koeman juga selalu memberikan arahan kepada anak buahnya untuk bisa tetap menjaga jarak dari tim besar Eropa yang lain.

Menurut pengakuannya, saat ini Barcelona sedang berada dalam kondisi yang berbeda. Liga Champions membuat tim lawan sangat terbuka dan bisa memberikan kejutan penampilan tidak terduga. Berbeda dengan Liga Spanyol dengan tim lawan yang biasanya stagnan.

Performa yang menurun dari para pemainnya tidak terlalu menjadi pikiran Koeman. Sang pelatih mengaku inilah langkah untuk merombak secara besar bagi skuad Barca dalam memahami peran masing-masing. Rotasi peran di semua lini nantinya diyakini bisa berhasil jika sang pemain tetap konsisten.

Ronald Koeman juga mengakui sangat berambisi menaklukkan tim Spanyol lainnya. Di masa genap 100 hari kepemimpinannya, Koeman mencoba melakukan yang terbaik dan tetap yakin dengan anak buahnya saat ini. Peluang menghasilkan banyak penampilan yang mengesankan bisa saja dilakukan Barcelona bila tetap kompak antar pemain hingga pelatih.