Buaksib.com – Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra memberikan saran kepada Granit Xhaka. Evra menyarankan agar Xhaka meninggalkan Arsenal setelah sang gelandang diusir dari lapangan pada laga melawan Burnley.

Granit Xhaka
Granit Xhaka ketika menerima kartu merah pada laga melawan Burnley

 

Arsenal dipaksa tunduk dari Burnley dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-12 Premier League, Senin (14/15) dini hari WIB. The Gunners harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-56 karena Granit Xhaka menerima kartu merah.

Pemain Timnas Swiss tersebut tertangkap kamera VAR sedang mencekik pemain Burnley, Ashley Westwood dalam sebuah insiden di tengah lapangan. Kartu meraih itu pun menjadi pertanda buruk buat Arsenal. Tim asal London Utara itu harus kebobolan di menit ke-73 setelah Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol bunuh diri.

Granit Xhaka Disarankan Hengkang

Patrice Evra menilai kartu merah yang diterima Granit Xhaka sangat merugikan Arsenal. Sebab, kartu merah tersebut tidak diterima bukan karena pelanggaran ketika pertandingan berjalan. Pemain berusia 28 tahun tersebut mencekik pemain lawan yang menunjukkan perilaku indisipliner dari sang gelandang.

“Saya bukan membenci pemain ini,” kata Evra kepada Sky Sports.

“Tapi saya minta maaf sudah waktunya dia mengatakan: Tahukah Anda, saya sudah cukup berbuat di sini, saya menyakiti fans, saya menyakiti rekan satu tim saya, saya menyakiti manajer, biarkan saya pergi.”

Ya, Granit Xhaka pernah beberapa kali terlibat insiden di dalam tubuh Arsenal. Satu yang paling menonjol adalah ketika ia berseteru dengan fans Arsenal di musim 2019/20 lalu. Ia bahkan sempat diparkir cukup lama oleh pelatih akibat perilaku tersebut.

Kekalahan dari Burnley ini membuat Arsenal selalu kalah dalam empat laga kandang terakhir mereka di pentas Premier League. Sebelumnya mereka tumbang ketika menjamu Leicester City, Aston Villa, dan Wolverhampton.

Empat kekalahan kandang secara beruntun di Premier League ini membuat mereka menyamai rekor buruk 61 tahun lalu. Terakhir kali mereka kalah empat kali beruntun di kandang adalah pada Desember 1959.

Kekalahan tersebut juga membuat Arsenal terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Premier League. Mereka baru mengumpulkan 13 poin dari total 12 pertandingan yang telah dilakoni di musim 2020/21 ini.

Di tengah usaha Arsenal untuk bangkit, perilaku indisipliner Granit Xhaka justru muncul. Hal inilah yang membuat sebagian pihak menilai bahwa Mikel Arteta sudah saatnya menjual mantan pemain FC Basel tersebut.