Buaksib.comBundesliga musim 2019/2020 ini mampu menyajikan persaingan yang cukup kompetitif. Terutama dari lima besar klub-klub papan atas yang sampai pekan ini hanya terpaut poin yang sangat tipis. Masih belum ada kandidat pasti juara liga, dan sampai akhir musim semuanya masih bisa berubah. Begitu juga dengan Bayern Munchen sebagai juara musim lalu

Bayern Munchen yang sejak awal musim bergulir sempat diprediksi mampu meraih trofi juara, namun penampilannya belum konsisten
Pelatih Bayern Munchen – Hansi Flick

Kekalahan Perdana Bayern Munchen Era Hansi Flick

Beberapa pekan yang lalu RB Leipzig sempat digadang-gadang akan menjadi kandidat kuat untuk menjuarai Bundesliga musim ini. Namun secara mengejutkan pekan ini Borussia Monchengladbach hadir dengan memimpin klasemen sementara. Disisi lain Bayern Munchen yang sejak awal musim bergulir sempat diprediksi mampu meraih trofi juara, namun penampilannya belum konsisten.

Bayern Munchen harus menerima sedikit masalah di pertengahan liga dengan keluarnya sang pelatih Niko Kovac. Secara resmi pada 3 november yang lalu sang pelatih undur diri dari kursi kepelatihan di tengah berlangsungnya liga. Dan saat ini Munchen dilatih sementara oleh Hansi Flick yang dulunya menjadi asisten pelatih.

Di awal kepelatihannya Hansi Flick mampu membawa Munchen tampil secara luar biasa dengan menang empat kali berturut-turut. Dari empat laga Munchen berhasil mencetak 16 gol tanpa kebobolan sekalipun. Namun catatan apik tersebut harus ternodai dengan kekalahan pada (1/12/19) kemarin. Mereka dipermalukan Bayern Leverkusen di hadapan publik Allianz Arena dengan skor akhir 1:2.

Belum Tampil Konsisten

Pernah merajai Bundesliga dan menjadi juara sebanyak 29 kali tentunya membuat Bayern Munchen menjadi salah satu klub yang memiliki peluang besar menjuarai liga. Namun penampilan Die Rotten ini belum sepenuhnya konsisten dan belum stabil. Meski masih berada didalam lingkup lima besar, namun untuk menduduki kursi tertinggi klasemen masih belum cukup. Meski sempat memenangi empat laga, namun laga terakhir mereka harus tumbang untuk pertama kalinya di era pelatih yang baru.

Tumbang atas Bayer Leverkusen di depan pendukung sendiri menyisakan kenangan buruk bagi Lewandowski dan rekan-rekan. Sejauh berlangsungnya pertandingan Munchen sempat mendominasi dengan memberikan tekanan yang cukup hebat. Di babak kedua Munchen menang jumlah dengan dikeluarkannya Jonathan Tah akibat kartu merah. Akan tetapi Leverkusen mampu bertahan dengan dua gol di babak pertama sampai pertandingan usai.

Persaingan Top Scorer

Persaingan kompetitif dari ajang Bundesliga musim ini tidak berhenti sampai di level klub saja. Bahkan untuk rekor individual seperti top skorer juga memperlihatkan persaingan sengit antar pemain. Menang di kandang Paderborn, Die Rotten menang dengan skor 3-2. Hasil ini membuat seorang Lewandowski masih memuncaki top skor Bundesliga dengan 16 gol.

Penampilan apik dari RB Leipzig juga mampu menghantarkan penyerang mereka Timo Werner menempel ketat Lewandowski dalam perebutan titel top skor bundesliga. Saat ini Werner sudah menghasilkan sebanyak 13 gol musim ini. Meski Bayern Munchen tidak memimpin klasemen namun perolehan gol Lewandowski membuktikan bahwa Die Rotten masih tajam. Hingga musim ini berakhir perolehan ini juga masih bisa saja berubah.