Buaksib.com – Pemain gelandang PSIS Semarang, Jonathan Cantillana tidak sependapat dengan aturan gaji 50 persen yang diputuskan oleh PSSI. Jonathan lebih memilih untuk tetap mengikuti kontrak yang baru ditandatanganinya.

Regulasi gaji 50 persen sendiri ditetapkan oleh PSSI dalam surat keputusan dengan nomor SKEP/53/VI/2020. Akan tetapi, aturan tersebut akan diberlakukan satu bulan sebelum kompetisi Kembali dilanjutkan atau sekitar September yang akan datang.

Keinginan Pemain Asing PSIS Semarang Terkait Gaji
Jonathan Cantillana, pemain gelandang PSIS Semarang.

 

“Pertama saya harus berbicara dengan klub, saya menandatangani kontrak baru dan saya menghormatinya. Saya berharap bahwa klub juga menghormatinya,” ucapnya

Dalam kontrak yang baru saja disepakatinya beberapa waktu lalu, klub akan membayar gaji pemain sebesar 25 persen jika kompetisi tidak berlanjut. Kemudian, jika kompetisi Kembali bergulir, pemain yang berasal dari Palestina tersebut akan menerima 75 persen gajinya.

“Saya pribadi tidak akan menerima gaji lebih sedikit. Yang bisa saya lakukan adalah berbicara dengan klub dan melihat solusi terbaik,” tegas sang gelandang.

Sesuai dengan kesepakatan PSIS

Kemudian, pemain yang lahir di Chile tersebut harus mempertimbangkan kebutuhannya sebagai pemain asing di Indonesia. Ditambah lagi, dia tidak hidup sendiri di Semarang, namun bersama istri dan anaknya yang baru saja lahir.

“Saya berharap kontrak itu akan dihormati. Saya tinggal di sini di Semarang bersama keluarga saya, menerima 25 persen dari gaji saya setiap bulan,” jelas Jonathan.
”Sekarang, keputusan liga akan berlanjut dan klub harus membayar upah sesuai kesepakatan dalam kontrak baru,” tandas gelandang PSIS Semarang tersebut.