Buaksib.com – Performa Jadon Sancho di musim 2020/2021 ini terlihat tak seganas musim lalu. Sejumlah orang pun mempertanyakan, ada apa dengan pemain asal Inggris tersebut. Pelatih Dortmund, Lucien Favre, sebelumnya pernah berkomentar. Kini, giliran direktur olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc yang angkat bicara mengenai masalah tersebut.

Kata Michael Zorc Soal Performa Jadon Sancho
Jadon Sancho

Penampilan Berbeda Sancho

Selalu ada ekspektasi besar untuk setiap pemain papan atas, tak terkecuali untuk bintang Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Mantan bintang Manchester City ini tampil begitu ganas di musim lalu, dengan bukukan 20 gol dan 20 assist di semua kompetisi. Namanya bahkan berada di daftar tiga besar pencetak gol terbanyak Bundesliga musim 2019/2020 kemarin.

Namun, apa yang dicapai Sancho pada musim 2019/2020 lalu, sepertinya masih belum terlihat di musim 2020/2021 ini. Di ajang Bundesliga, pemain berusia 20 tahun, sama sekali belum catatkan namanya di papan skor. Sementara di seluruh kompetisi, ia telah mencetak dua gol, tapi semuanya ia dapat melalui skema penalti.

Dalam daftar pencetak gol terbanyak Bundesliga musim ini, nama Sancho juga belum terlihat. Sementara rekan setimnya, Erling Haaland, sudah berada di tingkat ke-3, sejajar dengan penyerang Hoffenheim, Andrej Kramarić. Statistiknya bahkan kalah dari Mats Hummels, yang sejauh ini mencatatkan tiga gol untuk Dortmund.

Komentar Michael Zorc

Sang pelatih, Lucien Favre, sebelumnya telah menuturkan bahwa setiap pemain punya masa-masa sulit, dan inilah saat-saat sulitnya Sancho. Seusai Lucien Favre, kini giliran direktur olahraga klub, Michael Zorc yang angkat bicara mengenai performa menurun Sancho. Kepada Ruhr Nachrichten, Zorc berkata bahwa Sancho sedikit kehilangan insting alaminya.

Zorc menuturkan bahwa performa Sancho sudah lebih baik dan lebih efisien dalam setiap pertandingan, tetapi menurutnya, ada sedikit insting alami yang hilang dari sang pemain. Ia mengaku telah membicarakan hal ini dengan sang pemain. Tapi menurutnya, bicara saja tak akan bisa menyelesaikan masalah, dan ia hanya bisa berharap agar ini segera berakhir.

Sebelum Zorc, pelatih Dortmund, Lucien Favre pernah memberikan komentar terkait mengapa performa Sancho di musim ini terlihat menurun. Tak dapat dipungkiri, sejumlah rumor yang mengitarinya belakangan ini, memang sedikit berpengaruh. Tapi, menurut Favre, faktor utamanya adalah, Sancho tengah berada di masa-masa sulitnya sekarang.

Sejumlah Faktor Penentu

Pandemi dan keadaan kosongnya stadion, barangkali menjadi salah satu penyebab mengapa Sancho gagal menunjukkan performa terbaik. Pasalnya, menurut fakta, Sancho mencetak gol terakhirnya ketika sepakbola masih berjalan normal. Gol terakhirnya di Bundesliga, ia cetak dalam laga kontra Freiburg di bulan Februari, di hadapan 80 ribu lebih penonton.

Seperti yang dikatakan Favre, rumor dan pemberitaan terkait Sancho, juga sedikit banyak berpengaruh terhadap performanya. Ia beberapa kali mendapat sorotan akibat disebut melanggar sejumlah aturan kedisiplinan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Selain itu, isu kepindahannya ke Manchester United juga terus menjadi topik hangat belakangan ini.