Buaksib.com – Legenda Manchester United, Paul Scholes memberikan kritik pedas kepada Aaron Wan-Bissaka. Menurutnya, bek tim nasional Inggris itu menjadi penyebab kekalahan Manchester United di kandang Young Boys, Selasa (14/09) malam WIB.

Manchester United Young Boys
Aaron Wan-Bissaka ketika menerima kartu merah pada laga melawan Young Boys

 

Manchester United sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu lewat gol Cristiano Ronaldo di menit ke-13. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer pun mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun, semuanya seakan berubah 180 derajat setelah Aaron Wan-Bissaka diganjar kartu merah di menit ke-35.

Young Boys berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terus menekan pertahanan Setan Merah. Pada akhirnya, Nicolas Ngamaleu berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua. Gol kemenangan tim tuan rumah pun terjadi di menit kelima injury time setelah Theoson Jordan Siebatcheu memanfaatkan blunder Jesse Lingard.

Wan-Bissaka Penyebab Manchester United Kalah

Aaron Wan-Bissaka mendapat kartu merah langsung dari wasit Francois Letexier. Eks bek sayap Crystal Palace tersebut dianggap melakukan pelanggaran berbahaya kepada Cristopher Martins Pereira. Scholes yang sedang menjadi komentator pada laga tersebut pun sepakat dengan keputusan yang diambil sang wasit.

“Ia menyebabkan dirinya sendiri bermasalah dengan sentuhan yang sangat tanggung. Saya tidak berpikir dia bermaksud melakukannya tapi dia memang harus keluar lapangan,” ujar Scholes.

Hal serupa juga dilontarkan oleh komentator lainnya, Joe Cole. Eks bintang Chelsea ini juga menilai pelanggaran Aaron Wan-Bissaka memang layak mendapatkan kartu merah.

“Saya tidak berpikir ada niat nyata tetapi begitu Anda masuk dengan kekuatan itu, Anda harus melakukannya dengan benar. Sejak saat itu tidak dapat dihindari dia akan diusir [keluar lapangan]. Begitu Anda melewatkannya di level ini, Anda harus pergi,” tegas Cole.

Kekalahan atas Young Boys di matchday pertama memang belum menutup peluang Manchester United melaju ke fase knockout. Namun, seharusnya Setan Merah bisa meraih kemenangan atas wakil Swiss ini. Sebab, di atas kertas merekalah tim terlemah di grup F.

Terlepas dari pada itu, Manchester United harus segera melupakan kekalahan ini dan bangkit untuk menatap laga selanjutnya. Mereka akan bertemu dengan Villarreal di matchday kedua yang akan digelar pada 30 September mendatang. MU punya kenangan buruk menghadapi wakil Spanyol ini karena di musim lalu mereka dikalahkan di final Liga Europa.