Buaksib.com – Gelandang Atletico Madrid, Thomas Partey mendapatkan saran di tengah rumor ketertarikan Arsenal kepada dirinya. Ia disarankan untuk mempertimbangkan dengan matang sebelum menerima pinangan klub berjuluk The Gunners tersebut.

Karir Thomas Partey Diklaim Bakal Hancur Jika Gabung Arsenal
Thomas Partey

 

Sejak beberapa bulan terakhir, rumor mengenai ketertarik Arsenal kepada Thomas Partey semakin berhembus kencang. Pihak The Gunners dikabarkan kepincut dengan performa yang ditunjukkan oleh pemain berusia 26 tahun tersebut di musim ini. Seperti diketahui, ia menjadi salah satu pemain andalan pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone di lini tengah.

Selain Arsenal, performa apiknya juga menarik minat dari beberapa klub papan atas Eropa lain. Mereka di antaranya adalah Manchester United, Chelsea, hingga Juventus dan Inter Milan. Teranyar, Paris Saint-Germain juga ikut meramaikan perburuan tanda tangan pemain asal Ghana ini.

Peringatan Nii Lamptey Pada Thomas Partey

Terlepas dari banyaknya tawaran menggiurkan yang datang kepadanya, Thomas Partey disarankan untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mantan pemain Aston Villa asal Ghana, Nii Lamptey menyarankan agar Thomas tidak pindah ke Inggris atau Italia.

“Ada beberapa tawaran yang datang pada Thomas Partey tapi karirnya akan merosot jika dia tak memilih kepindahan berikutnya dengan baik-baik,” ujar Lamptey kepada Ocean 1 TV.

“Negara dan bahasa yang akan ia pilih akan menentukan masa depannya. Saya menyarankan dia untuk bertahan di Spanyol ketimbang pindah ke Inggris atau Italia,” tambahnya.

Peringatan yang diberikan Nii Lamptey kepada Thomas Partey ini bukan tanpa alasan. Ia menyarankan itu berdasarkan pengalamannya semusim memperkuat Aston Villa meski dengan status pinjaman dari Anderlecht.

“Dari gaya bermain, dia bisa pindah ke klub top Spanyol lainnya ketimbang fokus mendapat uang banyak dengan pindah ke Inggris atau Spanyol karena itu berarti bunuh diri,” tutur Lamptey.

“Terkadang pengambilan keputusan bisa menghancurkan karir Anda. Kepindahan saya ke Inggris merupakan sebuah kesalahan. Pindah ke Aston Villa merupakan sebuah kesalahan karena gaya bermain mereka tak cocok untuk saya. Jika saat itu saya pindah ke Prancis atau Spanyol, bisa jadi itu akan membantu karir saya ketimbang pindah ke Inggris,” tandasnya.