Buaksib.com – Rencana Timnas Indonesia U-19 untuk melaksanakan Pemusatan Latihan (TC) di Jepang dan Korea Selatan terancam gagal. Menyebarnya virus corona diyakini menjadi penyebabnya.

Karena Corona, Timnas U19 Terancam Gagal TC di Jepang
Pemain Timnas U-19 sedang melakukan latihan.

 

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Cucu Sumantri. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu arahan selanjutnya dari pemerintah.

“Kami masih koordinasi dengan Kementerian Kesehatan maupun dengan Jepang sana, apakah ada travel warning atau bagaimana,” jelas Cucu di Jakarta, Senin (17/2/2020).

“Tetap kita mengutamakan keselamatan dan kesehatan pemain,” ucapnya menambahkan.

PSSI Terus Pantau Perkembangan

Kemudian, pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru tersebut juga melanjutkan, PSSI kini sedang memantau perkembangan virus corona. Itu juga termasuk kemungkinan mencari tempat lain untuk bisa menggelar Training Centre.

“Ini masih situasional ya. Makanya kita terima masukan-masukan juga. Sementara kalau alternatif lain kita lihat nanti. Baru tadi saya rapat dengan Shin Tae-yong dan Sekjen Ratu Tisha Destria,” imbuh Cucu.

Disisi lain, TC Timnas Indonesia U-19 dilakukan untuk persiapan menghadapi Piala AFF U-19 2020. Selain itu, mereka juga dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 2020, dan Piala Dunia U-20 2021.

Perbedaan Pelatih Timnas Lama dan Baru

Sang manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sangat mengawasi asupan makanan yang masuk ke tubuh para pemain. Sebab, salah makan bisa saja membuat mereka sakit atau menjadi tak bugar.

“Selama TC, pemilihan makanan dibatasi oleh coach Shin Tae-yong. Satu contoh di antaranya kami tidak boleh makan yang mengandung lemak dan gorengan,” jelas gelandang Timnas Indonesia, Bayu Pradana, Senin (17/2/2020).

Makanan berminyak alangkah baiknya memang harus dihindari oleh pemain sepak bola. Mereka lebih baik mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat.

Selain itu, Bayu juga merasakan perbedaan program latihan Coach Shin dengan pelatih sebelumnya.

“Mungkin terkait latihan fisik. Pelatih sebelumnya dalam TC mungkin jarang sekali menerapkan latihan fisik,” ungkap pemain berusia 28 tahun ini.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Timnas Indonesia. Shin Tae-yong merupakan pelatih bagus untuk meningkatkan fisik para pemain,” tandasnya.