Buaksib.com – Arema FC harus benar-benar belajar dari kegagalan mereka di ajang Piala Menpora 2021. Salah satu pelajaran yang bisa mereka ambil adalah, mereka harus memastikan bisa meningkatkan kedisiplinan mereka.

Arema FC Tak Jadi Jalani Latihan 4 Januari 2021 Ini
Ruddy Widodo, General Manager Arema.

 

Dilihat dari prestasi, tim berjuluk Singo Edan tersebut bisa dibilang gagal total di turnamen Piala Menpora ini. Perjalanan mereka harus berakhir di fase grup.

Arema FC sendiri hanya duduk di peringkat terakhir Grup A. Arema tergabung di grup A bersama Barito Putera, Persikabo 1973, dan PSIS Semarang. Dari tiga pertandingan yang sudah mereka jalani, Singo Edan hanya mampu mendapat satu poin dari satu kali imbang dan dua kali kalah.

Asisten pelatih Arema, Kuncoro, mengatakan jika kegagalan timnya di turnamen ini tak lepas dari persiapan mereka yang tidak maksimal. Salah satu penyebabnya adalah karena persiapan yang terlambat. Beberapa pemain baru bisa bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia.

“Ke depannya, pemain tak boleh terlena, termasuk untuk pemain Timnas. Mereka justru harus bisa meningkatkan diri,” ucap Kuncoro.

“Ke depannya, main sepak bola nggak bisa enak-enakan. Harus terjalin chemistry dan kekompakan. Kalau datang mepet, tentu sulit bagi pelatih,” imbuhnya.

Arema FC Harus Lebih Disiplin

Ruddy Widodo, General Manager Arema sepakat dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Kuncoro. Bahkan, dia mengatakan jika Indra Sjafri, Dirtek PSSI memberi pesan kepadanya agar tak memperbolehkan para pemain timnas istirahat terlalu lama.

“Coach Indra sempat bilang agar paling lama tiga hari setelah kembali dari TC Timnas Indonesia, para pemain ini harus kembali berlatih. Ini agar kondisi mereka tak jeblok lagi,” Jelas Rudy Widodo.

“Memang, kedisiplinan ini yang harus lebih ditekankan lagi. Di sepak bola ini nggak ada yang instan. Hasil ini tergantung prosesnya,” lanjut Ruddy.

Kemudian, Ruddy mengatakan jika Arema FC mendapat pelajaran yang sangat berharga di ajang Piala Menpora 2021 ini. Kegagalan yang mereka alami bisa menjadi ajang introspeksi untuk berbenah kea rah yang lebih baik.

“Dengan kegagalan ini, saya yakin semua pasti mengoreksi diri,” ucap Ruddy.

“Banyak yang bilang Arema raja pramusim. Namun, kenyataan saat ini kan berbalik 180 derajat. Lolos dari fase grup saja tidak. Karena apa? Nah, ini biar mereka sendiri yang merasakan dan berbenah,” pungkasnya.