Buaksib.com – Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengkritik kinerja Video Assistant Referee (VAR) pada pertandingan final FA Cup melawan Leicester City. Selain mengkritik VAR, manajer asal Jerman itu menyebut bahwa ketidakberuntungan menjadi faktor kekalahan timnya pada laga tersebut.

Thomas Tuchel FA Cup
Thomas Tuchel ketika mendampingi skuat Chelsea di final FA Cup

 

Chelsea menghadapi Leicester City di final FA Cup musim 2020/21 ini. Laga tersebut digelar di Stadion Wembley, Sabtu (15/05) malam WIB. Menariknya, laga ini dihadiri oleh suporter dari kedua tim meski dengan jumlah yang dibatasi.

Sejak awal pertandingan, anak asuh Thomas Tuchel mampu mendominasi penguasaan bola. Namun, gawang mereka justru jebol melalui sepakan indah Youri Tielemans dari luar kotak penalti.

Thomas Tuchel mempermasalahkan kinerja VAR pada laga tersebut, terutama pada proses gol yang dicetak Tielemans. Menurutnya, sebelum gol terjadi Ayoze Perez terlihat melakukan handball.

Selain kejadian itu, gol Chelsea juga dianulir oleh VAR dan wasit Michael Oliver. Sebab, Ben Chilwell sudah dulu terjebak offside.

Thomas Tuchel Kritik VAR

Thomas Tuchel mengelukan kinerja VAR pada pertandingan itu. Ia merasa yakin Ayoze Perez melakukan handball sebelum gol Tielemans terjadi.

“Para pemain langsung mengatakan hal itu sebagai handball,” ujar Tuchel seperti dilansir BBC.

“Jadi sekarang menjadi laga kedua beruntun ada handball yang tidak diakui VAR.”

“Saya bukan ahli handball lagi, saya tidak tahu apakah itu handball atau tidak,” lanjut Tuchel.

Selain merasa dirugikan oleh VAR, Thomas Tuchel juga mengakui jika timnya kurang beruntung pada laga itu. Alhasil, sejumlah peluang emas yang diperoleh gagal terkonversi menjadi gol.

“Kami tidak beruntung hari ini, tapi begitulah memang tidak ada jaminan Anda akan mendapatkan trofi dalam setiap laga final,” tutup mantan pelatih Paris Saint-Germain itu.

Di musim 2020/21 ini Chelsea mampu meraih dua tiket laga final yakni di ajang FA Cup dan Liga Champions. Setelah melakoni laga final FA Cup, Thomas Tuchel harus mempersiapkan anak asuhnya menghadapi Manchester City di partai final Liga Champions. Laga tersebut akan dihelat di Estadio do Dragao, Portugal, akhir bulan Mei mendatang.