Buaksib.com – Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengaku tidak menyesali kekalahan timnya dari Liverpool di Final FA Cup. Sebaliknya, manajer asal Jerman itu justru merasa bangga dengan perjuangan anak asuhnya di sepanjang turnamen.

Tuchel Chelsea vs Madrid
Thomas Tuchel

 

Anak asuh Tuchel harus menghadapi Liverpool di final FA Cup musim 2021/22 di Wembley Stadium, Sabtu (14/05) malam WIB. Kedua tim hanya bermain imbang 0-0 selama 120 menit sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Sayangnya, The Blues kalah 5-6 di babak tos-tosan tersebut.

Chelsea lagi-lagi kalah dari Liverpool lewat drama adu penalti di final piala. Sebelumnya mereka juga takluk dengan cara yang sama di final Carabao Cup bulan Februari lalu.

Para Pemain Chelsea Sudah Berjuang

Kubu Chelsea tentu sangat kecewa atas kekalahan ini. Namun, Thomas Tuchel mengaku tidak menyesali kekalahan tersebut.

“Seperti di final sebelumnya, di Carabao Cup, sekali lagi kami tidak menyesal,” ujar Tuchel di situs resmi klub.

“Saya memberi tahu tim bahwa saya merasa bangga. Saya senang tiba dengan para pemain ini dan kami yakin kami kompetitif dan kami sudah membuat hidup Liverpool terasa sangat sulit.”

Mantan manajer PSG itu juga mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang sekuat tenaga untuk mengalahkan Liverpool. Namun, hasil akhir yang diperoleh ternyata tidak berpihak kepada mereka.

“Kami berjuang di 15 menit pertama dan kemudian tampil luar biasa di sepanjang pertandingan. 120 menit waktu terakhir dan bermain 0-0 melawan tim dengan lini serang paling berbahaya di dunia,” sambungnya.

“Kami menciptakan banyak peluang dan kami pantas mendapatkannya karena mereka juga pantas mendapatkannya. Sekali lagi kami kalah dalam adu penalti sehingga kami kecewa dan sedih, tentu saja. Tapi pada saat yang sama kami merasa bangga karena kami telah mencoba semua yang kami bisa,” tutup Tuchel.

Musim 2021/22 ini memang tidak berjalan mulus bagi Chelsea. Selain dilanda masalah internal, mereka juga mengalami pasang surut performa. Thomas Tuchel gagal mempersembahkan trofi di musim keduanya menangani The Blues. Kendati demikian, banyak pujian dilayangkan kepada mereka karena masih bisa tampil kompetitif meski dilanda sejumlah masalah.