Buaksib.com – Mantan pemain Liverpool, Michael Owen turut mengomentari kekalahan yang diderita The Reds dari Real Madrid di final Liga Champions 2021/22. Ia menilai anak asuh Jurgen Klopp itu masih merupakan tim terbaik di Eropa meski gagal keluar sebagai juara UCL.

Liverpool 3-3 Benfica

 

Minggu (29/05) dini hari WIB di Stade de France, Mohamed Salah cs menyerah dengan skor 0-1 dari Real Madrid. Gol semata wayang yang tercipta pada pertandingan tersebut dicetak oleh Vinicius Junior di menit ke-59.

Kekalahan tersebut tentu sangat menyakitkan bagi Liverpool. Sebab mereka mampu mendominasi permainan dengan melepaskan 24 tembakan. Statistik tersebut berbanding terbalik dengan Real Madrid yang hanya mampu mencatatkan empat tembakan saja.

Liverpool Tim Terbaik di Eropa

Kendati menelan kekalahan dan gagal menjuarai Liga Champions musim ini, Michael Owen tetap menilai Liverpool sebagai tim terbaik di Eropa. Ini tak lepas dari performa apik yang ditunjukkan anak asuh Jurgen Klopp di partai final kemarin.

“Liverpool masih menjadi tim terbaik di Eropa,” ujar Owen kepada BT Sport.

Di musim ini The Reds memang tampil luar biasa, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Mereka bahkan sempat memiliki harapan untuk menyapu bersih empat gelar juara alias quadruple. Namun, pada akhirnya mereka hanya mampu mengamankan dua di antaranya, yaitu Carabao Cup dan FA Cup. Sementara itu, dua trofi lainnya yakni Liga Champions dan Premier League gagal mereka raih.

Namun, penilaian Michael Owen tersebut ternyata tidak sejalan dengan pemikiran Rio Ferdinand. Mantan bek Manchester United itu menilai seharusnya tim terbaik tidak kehilangan dua gelar dalam dua pekan terakhir.

“Bagaimana Anda bisa menyebut mereka sebagai tim terbaik di Eropa jika mereka kalah di liga dan Liga Champions dalam dua pekan terakhir?” tegas Ferdinand.

Pada akhir pekan lalu, Liverpool memang gagal mengamankan gelar juara Premier League meski menang 3-1 atas Wolverhampton. Sebab, di saat bersamaan Manchester City juga meraih kemenangan 3-2 atas Aston Villa kendati sempati tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama.