Buaksib.com – Bursa transfer yang melibatkan Miralem Pjanic dan Arthur Melo akhirnya mulai mendapatkan kejelasan setelah Juventus sepakat. Si Nyonya Tua dikabarkan setuju dengan harga yang dipatok oleh Barcelona.

Arthur Melo Semakin Dekat untuk Gabung dengan Juventus
Arthur Melo, pemain Barcelona.

 

Rencana pertukaran pemain antara Arthur dan Pjanic sendiri memang sudah mulai terdengar sejak beberapa bulan lalu. Barcelona ingin mendatangkan Miralem Pjanic ke Camp Nou, sementara Si Nyonya Tua ingin mendapatkan Arthur sebagai penggantinya.

Fabio Paratici, Direktur Olahraga Juventus belum lama ini mengatakan jika proses negosiasi antara kedua belah pihak tentang rencana transfer ini sudah berjalan.

Juventus Sepakat

Pada saat ini, Sky Sports, mengatakan jika Juventus menerima nilai nominal yang dipatok oleh Barcelona kepada Arthur. Sang pemain dikabarkan punya harga sekitar 80 juta euro.

Bianconeri juga diberitakan akan menawarkan gaji dengan nominal sebesar 5 juta euro per musim kepada Arthur. Jumlah tersebut memang lebih tinggi dari gaji yang diterima oleh pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut di Barcelona saat ini.

Masalah sempat muncul Ketika Juventus menetapkan angka valuasi Pjanic sebesar 70 juta euro. Itu berarti, Bianconeri hanya akan memberi 10 juta euro kepada Barcelona untuk ditukar dengan Arthur Melo.

Akan tetapi, Barca mereasa jika mereka seharusnya mendapat uang tunai lebih banyak lagi. Pasalnya, mereka menganggap jika nilai valuasi Pjanic masih terlalu tinggi.

Masalah yang lain dari rencana pertukaran pemain ini adalah masih enggannya Arthur Melo untuk pindah dari Camp Nou untuk bergabung dengan Juventus.

Penolakan ini sendiri sempat membuat Bianconeri sempat mencoba alternative pemain lain yang ingin mereka datangkan dari Barcelona.

Beberapa nama sebenarnya sudah sempat mucul ke permukaan, mereka adalah Ansu Fati, Frenkie de Jong, dan juga Ousmane Dembele. Akan tetapi masih belum terdengar kabar proses negosiasi lebih lanjut terkait transfer mereka.

Juventus berusaha untuk membeli pemain dengan skema pertukaran pemain karena kondisi keuangan mereka pada saat ini masih belum stabil. Seperti yang kita ketahui, pandemi virus Corona yang saat ini menyerang seluruh dunia juga berdampak kepada kondisi keuangan klub.