Buaksib.com – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengkritik permainan anak asuhnya setelah bermain imbang kontra Torino di laga lanjutan Serie A. Sang pelatih mengatakan jika para pemainnya terlalu seringmembuat sulit diri sendiri.

Meski Performa Buruk, Juventus Diminta Jangan Buru-buru Pecat Pirlo
Andrea Pirlo.

 

Laga tersebut digelar di Stadio Olimpico malam tadi dan berakhir dengan skor imbang 2-2. Pada awalnya, Juve sempat unggul terlebih dahulu lewat Federico Chiesa saat laga baru berjalan 13 menit.

Namun sayang, Juventus tidak bisa mempertahankan keunggulannya. Justru sebaliknya, mereka harus tertinggal dua gol dari penyerang Torino, Antonio Sanabria, dan kedudukan berbalik menjadi 2-1.

Si Nyonya tua harus sabarhingga menit ke-79 sebelum akhirnya Cristiano Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan. Itu juga sempat dibatalkan oleh wasit yang menganggap Ronaldo terjebak dalam posisi offside sebelum akhirnya tercipta gol.

Dengan begitu,sudah di dua pertandingan Juventus gagal meraih kemenangan. Sebelum jeda internasional, mereka menelan kekalahan menyakitkan dari Benevento dengan skor tipis 0-1.

Bianconeri terlihat bukan seperti biasanya di musim ini. Jika melihat musim yang sudah berlalu, mereka hampir tak membiarkan ada celah sedikitpun untuk melakukan kesalahan. Namun di musim ini, mereka justru sering terpeleset yang berakhir dengan hasil buruk.

Sang pelatih akhirnya tak bisa menahan keresahannya. Pelatih berumur 41 tahun tersebut mengatakan kepada DAZN setelah pertandingan. “Seperti biasa, kami membuat hidup sendiri jadi terasa rumit.”

“Kami mengharapkan babak kedua yang berbeda, namun kami melakukan kesalahan dengan segera dan harus bisa kembali dari momen itu,” sambungnya.

Juventus Tidak Konsentrasi

Saat ini, blunder seperti sudah menjadi identitas Bianconeri. Mereka juga melakukannya pada saat berhadapan dengan Porto di ajang Liga Champions, serta Lazio dan Benevento di ajang Serie A. kondisi ini menjadi bukti jika konsentrasi para pemain tidak bisa digampangkan.

“Kesalahannya sama seperti yang kami lakukan melawan Lazio, sayangnya hal semacam ini cukup sering terjadi dan ada indikasi penyimpangan dalam konsentrasi,” imbuhbnya.

“Kami harus belajar bahwa konsentrasi tidak boleh sampai hilang walau hanya sedetik, sebab ketika kami kehilangan bola, adalah hal yang benar kalau kami mendapatkan hukuman,” tandas Andrea Pirlo.