Buaksib.com – Hasil mengejutkan tersaji pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara FC Porto melawan Juventus. Bianconeri yang diunggulkan pada laga ini justru takluk dengan skor tipis 2-1 dari tuan rumah.

Andrea Pirlo Juventus
Andrea Pirlo ketika mendampingi anak asuhnya pada laga kontra FC Porto

 

Laga tersebut digelar di Estadio do Dragao, Kamis (18/02) dini hari WIB. Baru satu menit laga berjalan, Juventus sudah tertinggal akibat blunder Rodrigo Bentancur yang membuat Mehdi Taremi mencetak gol pertama bagi FC Porto.

The Dragoes menggandakan keunggulan mereka hanya beberapa detik setelah wasit memulai jalannya babak kedua. Sementara itu, Juventus hanya mampu memperkecil kedudukan melalui Federico Chiesa yang tercipta jelang akhir pertandingan.

Beruntung, skuat asuhan Andrea Pirlo mencetak satu gol di laga ini. Dengan demikian mereka hanya perlu menang 1-0 di leg kedua yang akan digelar di Allianz Stadium bulan Maret mendatang.

Juventus  Kebobolan Gol Aneh

Selepas pertandingan, Andrea Pirlo selaku pelatih Juventus menemuk awak media untuk menjelaskan kekalahan timnya. Menurutnya, timnya kesulitan setelah kebobolan ‘gol aneh’ di awal laga.

“Saat Anda kebobolan gol di menit pertama, yang aneh, wajar apabila para pemain kehilangan rasa percaya diri, terutama saat melawan tim yang tahu caranya bertahan,” ujar Pirlo kepada Sky Sport Italia.

Selain itu, mantan bintang AC Milan ini juga menyinggung padatnya jadwal pertandingan Juventus. Kendati demikian bukan berarti pria berusia 41 tahun ini sedang mencari-cari alasan.

“Dengan jadwal pertandingan yang padat, normal apabila Anda tak mampu mempertahankan fokus dan tempo yang tepat. Namun itu seharusnya tak terjadi di babak 16 besar Liga Champions,” lanjutnya.

Andrea Pirlo juga menjelaskan kondisi beberapa pemain Juventus pada laga ini. Matthijs De Ligt dan Giorgio Chiellini yang digantikan di babak pertama, dan juga Alvaro Morata.

“Matthijs De Ligt sayangnya mengalami kram, Chiellini mengalami masalah betis dan Morata tidak berada dalam kondisi terbaik sebelumnya, lalu merasa sakit di akhir pertandingan,” tambahnya.

“Morata belum kembali ke kondisi terbaiknya sejak pulih dari flu. Dia bermain pada malam ini karena kami membutuhkan dia. Dia sakit di ruang ganti setelah permainan, merasa ingin pingsan dan harus berbaring. Jadi, dia tidak baik-baik saja,” tandasnya.

Ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun Juventus dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Bianconeri menelan kekalahan tipis 1-0 dari Napoli dalam lanjutan Serie A.