Buaksib.com – Langkah Juventus di Liga Champions musim 2020/21 ini terhenti di babak 16 besar. Raihan buruk tersebut diyakini akan berpengaruh pada masa depan Andrea Pirlo di kursi pelatih Bianconeri.

Andrea Pirlo Juventus
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo

 

Juventus sejatinya meraih kemenangan di leg kedua babak 16 besar melawan FC Porto, Rabu (10/03) dini hari WIB. Laga yang dihelat di Allianz Stadium itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tim tuan rumah. Tigal yang dicetak oleh anak asuh Pirlo dicetak oleh Federico Chiesa (2 gol) dan Adrien Rabiot.

Pada pertemuan di leg pertama, Juventus kalah dengan skor 2-1 di Portugal. Artinya, kedua tim mengakhiri pertarungan dengan agregat 4-4. Kendati demikian, Porto punya agresivitas gol tandang lebih baik sehingga satu tiket ke perempat final berhak menjadi milik raksasa Portugal tersebut. Juventus pun harus angkat kaki dari ajang Liga Champions musim ini.

Juventus Gagal, Pirlo Terancam

Trofi Liga Champions adalah target Juventus dalam satu dekade terakhir. Hal itulah yang membuat Si Nyonya Tua bergonta-ganti pelatih hingga merekrut pemain sekaliber Cristiano Ronaldo. Namun, usaha mereka sejauh ini masih belum membuahkan hasil. Capaian terbaik mereka adalah mencapai babak final di tahun 2014/15 dan 2016/17.

Mantan pemain Manchester United yang kini menjadi pundit sepakbola, Rio Ferdinand menilai hal ini ada kaitannya dengan dominasi Juventus di Serie A.

“Juventus sangat dominan di Serie A dan itu merugikan mereka. Mereka ketinggalan perahu dalam 10 tahun terakhir karena mereka punya pemain,” ujar Ferdinand kepada BT Sport dikutip dari BBC.

Lebih lanjut, Ferdinand juga menilai kegagalan Juventus di Liga Champions musim ini bisa menjadi kabar yang lebih buruk bagi Andrea Pirlo. Sebab, manajemen klub sangat mungkin berpikir mendepak Pirlo dari jabatan pelatih Si Nyonya Tua.

“Apakah ini akan mengakhiri Andrea Pirlo? Mereka berjudi dengan Pirlo dan Anda pikir mungkin itu terjadi. Mungkin ada pergantian manajer pada musim panas. Dia punya pekerjaan yang harus dilakukan untuk bisa bertahan,” lanjut Ferdinand.

Juventus sudah gagal di Liga Champions. Namun, mereka masih punya kans untuk meraih setidaknya dua trofi domestik, yaitu Serie A dan Coppa Italia. Di pentas Coppa Italia, mereka telah mencapai babak final dan akan berhadapan dengan Atalanta di partai puncak.

Sementara itu di pentas Serie A, Juventus memang masih punya peluang. Namun, hal itu mungkin akan sulit terwujud karena kini mereka tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen sementara, Inter Milan. Masih ada 13 laga tersisa, namun peluang merebut Scudetto sangat kecil jika melihat performa Inter Milan belakangan ini.