Buaksib.com – Salah satu bek Juventus, Matthijs de Ligt, mengatakan jika fokus timnya di akhir musim ini adalah mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Serie A.

Juventus Fokus Kejar Peringkat Kedua Klasemen Serie A
Matthijs de Ligt.

 

Penampilan yang tidak konsisten menjadi masalah paling besar Bianconeri di musim ini. Di bawah kepelatihan perdana Andrea Pirlo, Si Nyonya Tua sering meraih hasil imbang di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Akhirnya, Juventus saat ini masih berada di peringkat ke empat klasemen. Paulo Dybala dan kawan-kawan saat ini harus bersaing dengan empat tim lain untuk bisa finish di zona empat besar. Zona empat besar sendiri adalah empat tim yang berhak lolos ke Liga Champions musim depan.

Pada pekan sebelumnya, Juve hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 di markas Fiorentina. De Ligt juga tak luput mengajak rekan satu timnya untuk memperbaikinya di pertandingan kontra Udinese, Minggu (2/5/2021) besok.

“Kami kecewa dengan hasil di Florence, kami harus berbuat lebih banyak untuk mendapatkan tiga poin,” ucap De Ligt pada Sky Sport Italia.

“Kami membutuhkan lebih banyak intensitas, lebih banyak keberanian dengan bola. Selain itu, kami juga harus bertahan lebih baik,” imbuh bek kelahiran Belanda itu.

Target Juventus Musim Ini

Lebih jauh lagi, De Ligt mengaku dirinya merasa kecewa karena timnya gagal mempertahankan gelar scudetto yang kemungkinan besar akan didapat oleh Inter Milan. Sang bek juga menegaskan jika fokus mereka saat ini adalah mengakhiri kompetisi di peringkat kedua klasemen akhir.

“Kami sedang memikirkan Scudetto, tetapi sekarang targetnya adalah finis kedua. Kami kuat dan kami harus memiliki tujuan yang tinggi. Fokus kami adalah di tempat kedua,” tutur De Ligt.

Selain bersaing untuk finish di empat besar klasemen akhir Serie A, Juventus juga akan berlaga di babak final Coppa Italia melawan Atalanta. Pertandingan tersebut akan digelar pada 19 Mei yang akan datang.

Zona empat besar kemungkinan masih menjadi target yang realistis bagi Bianconeri. Akan tetapi, apakah peringkat dua klasemen akhir akan menjadi target realistis bagi mereka?