Buaksib.com – Pemain gelandang Juventus, Adrien Rabiot, mengatakan jika kemenangan timnya atas Cagliari adalah sebuah sinyal positif setelah sebelumnya mereka sempat kalah dari Lazio.

Juventus Dapat Sinyal Positif Usai Taklukan Cagliari
Adrien Rabiot, pemain gelandang Juventus.

 

Juventus sendiri menutup tahun 2019 kemarin dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka harus menelan kekalahan dari Lazio di babak final Supercoppa Itala.

Pada saat itu, Bianconeri kalah dengan skor yang bisa dibilang cukup telak, yakni 3-1. Akan tetapi, setelah kekalahan tersebut, Juve berhasil bangkit dari keterpurukan setelah berhasil menaklukan Cagliari di ajang Serie A.

Di pertandingan yang digelar di kota Turin tersebut, Si Nyonya tua berhasil menang telak dengan skor 4-0. Cristiano Ronaldo sendiri berhasil mencetak hattrick dan satu gol lainnya berhasil dicetak oleh Gonzalo Higuain.

Sinyal Positif Bagi Juventus

Andrien Rabiot sendiri mengaku merasa senang dengan kemenangan yang didapat timnya. Dia juga mengatakan jika kemenangan tersebut sangat penting untuk merespon kekalahan mereka sebelumnya di Arab pada Desember 2019 lalu.

“Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Penting untuk kami bermain baik,” ucap Adrien Rabiot kepada Juventus TV.

“Mengingat sebelumnya kami mengakhiri tahun dengan kehilangan sebuah trofi. Kami tentunya harus segera memberi sinyal positif,” sambung Rabiot.

Adaptasi yang Berkembang Semakin Baik

Adrien Rabiot sendiri turut memperkuat Juventus saat menghadapi Cagliari pada pertandingan ke-18 Serie A tersebut. Dia juga dijadikan sebagai starter oleh sang pelatih, Maurizio Sarri, pada pertandingan itu.

“Sayamerasa sangat baik, saya menjadi lebih baik dan lebih baik. Dengan [Blaise] Matuidi dan [Miralem] Pjanic, kami sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik,” tambahnya.

“Seiring waktu, semua orang pasti akan beradaptasi dengan prinsip-prinsip pelatih,” tutup Adrien Rabiot.

Pada saat sebelumnya, Adrien Rabiot sendiri sempat diyakini akan angkat kaku dari Juventus pada bursa trannsfer musim dingin Januari 2020 ini. Dia diyakini akan hengkang dari Turin karena tak mendapat jatah main secara reguler.

Akan tetapi, pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut sudah memastikan jika dia tak akan kemana-mana pada bulan Januari ini.