Buaksib.com – Sang juara bertahan Serie A, Juventus, diberitakan sudah membuat keputusan untuk menjual pemain andalannya, Paulo Dybala. Sang penyerang akan dilepas pada bursa transfer musim panas yang akan datang.

Juve akan Jual Paulo Dybala karena Bikin Masalah
paulo Dybala.

 

Seperti yang kita ketahui, Dybala bersama Weston McKennie dan Arthur Melo kepergok melakukan pesta terlarang. Mereka melakukan pesta yang melanggar aturan terkait dengan protokol kesehatan Covid19 di Italia.

Sang pelatih, Andrea Pirlo, kemudian langsung mengambil sikap tegas terkait kebodohan yang dilakukan oleh ketiga pemainnya. Sang pelatih memutuskan mereka bertiga tidak akan dimainkan saat berhadapan dengan Torino.

Pada saat ini, Daily Mail merilis laporan yang mengklaim jika Juventus merasa sangat dikhianati oleh Paulo Dybala karena rentetan masalah yang dia buat akhir-akhir ini.

Pihak manajemen Bianconeri bersama Presiden, Andrea Agnelli, sangat marah mengetahui tingkah laku anak asuhnya. Padahal, mereka sudah sangat sabar untuk melakukan penanganan setelah sang penyerang terkena Covid19 dan cedera lutut.

Akhirnya, Juventus memutuskan langkah tegas dengan cara akan menjual Paulo Dybala pada jendela transfer musim panas mendatang. Beberapa klub top Eropa dikabarkan siap menerima penyerang kelahiran Argentina tersebut.

Paulo Dybala Sulit Negosiasi

Pada awalnya, Si Nyonya Tua ingin memperpanjang kontrak sang penyerang. Akan tetapi, mereka merasa sangat kesulitan melakukan negosiasi dengan agen sang pemain, Jorge Antun.

Sebab, Antun sudah sangat lama berdiam diri di Argentina dan tidak pernah sekalipun kembali ke Italia. Hal ini yang membuat pihak manajemen Juventus merasa semakin kecewa.

Sementara itu, Paulo Dybala dan kawan-kawan terancam akan mendapat hukuman lain. Pasalnya, mereka menahan pihak keamanan untuk masuk ke dalam rumah. Seperti yang dikabarkan oleh II Corriere di Torino, tidak ada usaha untuk menahan petugas yang akan masuk ke dalam rumah.

Akhirnya, McKennie dan lainnya hanya dikenai sanksi denda sebesar 400 euro per orang, atau sebanding dengan 6,8 juta rupiah. Hukuman itu sendiri sudah tertulis di dalam regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah setempat.