Buaksib.com – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp membuat kejutan pada laga kontra Ajax Amsterdam, Rabu (2/12) dini hari tadi. Ia lebih memilih memainkan kiper muda, Caoimhin Kelleher ketimbang kiper sarat pengalaman, Adrian.

Caoimhin Kelleher
Caoimhin Kelleher

 

Jelang laga melawan Ajax, Klopp memang mendapatkan kabar kurang sedap. Kiper utama Liverpool, Alisson Becker menderita cedera hamstring sehingga harus absen bermain. Namun, bukannya memainkan Adrian selaku kiper kedua, Klopp justru memilih Kelleher untuk mengawal mistar gawang The Reds.

Sempat diragukan di awal, namun keputusan Klopp ini terbukti tepat. Caoimhin Kelleher bermain impresif sepanjang laga. Kiper berusia 22 tahun itu tercatat melakukan empat penyelamatan penting. Salah satunya adalah ketika secara gemilang menepis bola hasil sundulan Klaas-Jan Huntelaar.

Pada akhirnya, gawang Liverpool tetap ‘perawan’ hingga wasit mengakhiri pertandingan. The Reds pun berhak meraih tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0 atas wakil Belanda tersebut.

Pujian untuk Caoimhin Kelleher

Seusai pertandingan, Klopp tidak ragu memberikan pujian kepada Caoimhin Kelleher atas performanya sepanjang laga. Namun, ia juga sembari menekankan bahwa Adrian sebenarnya tidak kalah bagus dari Kelleher.

“Top,” ujar Klopp kala memuji Kelleher di konferensi pers seperti dikutip laman resmi Liverpool.

“Ini adalah situasi, yang harus saya katakan, mudah untuk memutuskan Caoimhin karena dia memang pantas untuk mendapatkannya. Tapi ini keputusan sulit bagi Adrian karena dia melakukannya dengan sangat baik untuk kami: banyak cleansheet, musim luar biasa, tahun lalu final Piala Super dan semacamnya,” imbuh Klopp.

Lebih lanjut, manajer asal Jerman ini kemudian membeberkan alasannya lebih memilih Caoimhin Kelleher ketimbang Adrian pada laga tersebut. Ternyata, semua murni karena kebutuhan taktik yang diterapkan oleh Jurgen Klopp.

“Dia melakukan pekerjaan yang sangat bagus, tapi kami membutuhkan paket Caoimhin -dan dia adalah talenta terbaik. Tapi seorang kiper yang sangat bagus dan pesepakbola top, jadi saya suka itu,” tutur Klopp.

“Kami membutuhkannya untuk menekan Ajax, kami membutuhkan chip dari dia ke tengah lapangan dan hal-hal semacam itu. Itu sangat bagus, tapi tentu saja pada akhirnya ini semua tentang penyelamatan, menghalau bola, dan dia melakukannya setidaknya dua kali dengan cara yang luar biasa. Saya cukup yakin dia akan tidur sangat nyenyak atau tidak sama sekali, dia akan menikmati keduanya,” tandas Klopp.