Buaksib.com – Denda yang dijatuhkan UEFA kepada Manchester United akibat European Super League mendapat respon dari Joel Glazer. Selaku CEO klub, ia berencana membayar denda tersebut dari kantong pribadinya.

CEO Manchester United
Keluarga Glazer

 

Manchester United merupakan satu dari 12 klub yang menjadi pendiri European Super League (ESL). Namun, Setan Merah memutuskan mundur dari turnamen itu karena mendapat banyak kecaman. Di samping itu ada ancaman hukuman dari UEFA maupun FIFA karena partisipasi mereka di ESL.

Klub yang bermarkas di Old Trafford itu kini sudah kembali ke pangkuan UEFA. Namun, otoritas tertinggi sepakbola Eropa itu bakal tetap menjatuhkan denda kepada Manchester United dan klub-klub lain yang terlibat ESL.

BBC Sports mengklaim bahwa Joel Glazer selaku pemilik klub akan bertanggung jawab untuk menanggung hukuman tersebut. Ia disebut akan menanggung denda yang dijatuhkan kepada MU dari kantong pribadinya.

Permintaan Maaf atas Keterlibatan Manchester United di ESL

Menurut laporan BBC Sports, Joel Glazer selaku CEO Manchester United siap menanggung seluruh denda yang dijatuhkan kepada klubnya. Sang CEO mengaku menyesal telah menyeret Setan Merah ke ESL. Oleh karena itu, ia merasa perlu bertanggung jawab dengan menanggung hukuman dari UEFA tersebut.

Denda sebesar 15 juta Euro yang dijtauhkan UEFA akan ia bayar menggunakan dana yang berasal dari kantong pribadinya. Dengan demikian, denda tersebut tidak akan membebani kas klub.

Sebelumnya, keluarga Glazer juga sempat mengutarakan keinginannya untuk lebih serius dalam berinvestasi di Manchester United. Ia berjanji akan mengeluarkan lebih banyak dana di bursa transfer. Di samping itu, ia juga punya ambisi untuk membuat Old Trafford dan AON Training Complex sebagai stadion dan komplek latihan terbaik di Eropa.

Tidak hanya itu, Joel Glazer juga membuka diri untuk tuntutan fans Manchester United terkait 50+1 kepemilikan saham Setan Merah. Ini merupakan jawaban dari aksi protes yang dilakukan fans MU pekan lalu.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer juga mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Joel Glazer. Pria asal Norwegia itu menyebut bahwa sang CEO telah meminta maaf secara terbuka karena telah menyeret MU ke ESL.