Buaksib.com – Klub Premier League, Manchester United saat ini masih terus berburu pemain anyar guna memperkuat skuat mereka. Salah satu incaran mereka adalah winger Bournemouth, David Brooks. Pemain berkebangsaan Wales tersebut diberitakan siap dilepas dengan mahar sebesar Rp 959 miliar.

David Brooks
David Brooks

 

Sejatinya, Manchester United masih berusaha mendatangkan winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Namun, mereka mengalami kendala karena kubu Die Borussen meminta bayaran sebesar 100 juta Pounds atau sekitar Rp 1.9 triliun.

Harga tersebut dinilai terlalu mahal oleh kubu Setan Merah. Alhasil, transfer Sancho ke Old Trafford pun masih belum terealisasi hingga saat ini. Selain Sancho, klub yang bermarkas di Old Trafford itu juga dikaitkan dengan bintang Aston Villa, Jack Grealish. Namun, kubu Setan Merah dikabarkan telah membatalkan perekrutan pemain berusia 25 tahun tersebut.

Kini, Manchester United tengah dikaitkan dengan winger muda Bournemouth, David Brooks. Klub berjuluk The Cherries tersebut diberitakan telah menetapkan mahar transfer untuk pemain berusia 23 tahun tersebut.

Mahar Transfer David Brooks

Bournemouth telah bersedia melepas David Brooks setelah sebelumnya sempat ingin mempertahankan sang pemain. Namun, mereka menginginkan bayaran yang tak murah untuk transfer ini. The Cherries mematok mahar sebesar 50 juta Pounds atau sekitar Rp 959 miliar.

Kabar ini dilansir oleh salah satu media kenamaan, Daily Star. Oleh sebab itu, kubu Manchester United harus segera bergerak mengamankan tanda tangan Brooks. Pasalnya, mereka harus bersaing dengan Leicester City yang dikabarkan juga tertarik untuk merekrut Brooks.

Sebelumnya, mantan penggawa Timnas Wales, Nathan Blake mendukung Manchester United untuk merekrut David Brooks. Ia menilai sang winger akan menjadi sosok Ryan Giggs yang baru bagi Setan Merah di masa mendatang.

“Saya rasa ia memiliki kecerdasan dalam membaca permainan. Dia bisa bermain di posisi manapun, gelandang tengah, penyerang tengah, atau winger kiri dan kanan,” ucapnya kepada Manchester Evening News.

“Untuk bisa bermain seperti itu, ia harus memiliki pemahaman yang bagus tentang sepakbola. Dia memiliki itu sehingga menjadi pemain yang bisa bermain di lebih dari satu posisi,” tuturnya.

“Ia bisa tampil dominan karena memahami permainan, seperti Ryan Giggs, ketika Ryan pindah dari sisi kiri menjadi gelandang tengah,” tandasnya.