Buaksib.com – Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick akhirnya buka suara mengenai penyebab Juan Mata jarang bermain. Ia sendiri mengakui bahwa pemain asal Spanyol tersebut sebenarnya masih cukup bagus bermain di skuat Setan Merah.

Juan Mata 2022
Juan Mata

 

Situasi Mata di skuat Manchester United dalam dua musim terakhir memang kurang baik. Ia jarang mendapatkan kesempatan bermain sejak awal musim 2020/21 kemarin saat Solskjaer masih menjabat sebagai manajer. Situasi tersebut berlanjut meski kini Setan Merah ditangani oleh Ralf Rangnick.

Saat ditanya alasan mengapa ia jarang menurunkan Mata, begini jawaban Rangnick. “Ya, Juan bukan hanya sosok yang populer di kalangan fans melainkan juga di ruang ganti kami,” ungkap manajer asal Jerman tersebut kepada MUTV.

Performa Juan Mata Tidak Buruk

Rangnick kemudian membantah anggapan bahwa Juan Mata sudah habis. Ia menilai pemain berusia 33 tahun tersebut masih jauh dari kata habis. Sang manajer justru menilai Mata masih bisa bermain di level tertinggi bersama Manchester United.

“Saya rasa semua orang menyukai Juan dan saya bisa bilang bahwa dia masih bisa bermain di level tertinggi sampai saat ini.”

Lebih lanjut, Rangnick kemudian mengutarakan alasan mengapa ia jarang menurunkan eks pemain Chelsea tersebut. Ia mengakui kesulitan untuk memberi menit bermain kepada Mata karena skuat Manchester United sudah dipenuhi oleh banyak playmaker.

“Masalahnya ada pada faktor kompetisi. Kami punya banyak pemain untuk bermain di posisi tersebut. Seperti pertandingan besok [vs Atletico] saya harus memilih di antara lima atau enam pemain untuk turun di posisi tersebut,” sambung Rangnick.

Menurut sejumlah laporan yang beredar, Juan Mata akan segera meninggalkan Old Trafford di bursa transfer musim panas nanti. Sebab, kontraknya bersama Manchester United akan berakhir di akhir musim mendatang. Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda bahwa kedua belah pihak bakal melanjutkan kerjasama.

Namun, ada kabar yang menyebut bahwa MU memberikan tawaran menarik kepada Mata. Setan Merah kabarnya memberi tawaran kepada sang playmaker untuk menjadi salah satu dari staf pelatih jika nanti ia memutuskan gantung sepatu.