Buaksib.comRadja Nainggolan menyebut dirinya pernah menolak untuk pindah ke Juventus dan Chelsea di masa lampau. Perlu diketahui, jika pertimbangannya adalah uang, maka tawaran dari kedua raksaa Eropa tersebut sangat sulit ditolak.

Inter Milan Seharusnya Tetap Pertahankan Radja Nainggolan
Radja Nainggolan.

 

Nainggolan sendiri memiliki karir yang cukup mengagumkan di ajang Serie A. pemain kelahiran Belgia tersebut memang tak pernah meraih scudetto, akan tetapi, dia bisa memberi kesan tersendiri untuk klub yang dia perkuat.

Radja Nainggolan sendiri cukup menjadi perhatian saat menjadi bagian dari Cagliari. Setelah itu, dia bergabung dengan AS Roma. Memperkuat klub Ibukota tersebut, pemain yang memiliki darah Batak tersebut berhasil menunjukkan performa terbaiknya. Kemudian, dia pindah ke Inter Milan

Lalu, bagaimana ceritanya pada saat Nainggolan menolak tawaran dari Chelsea dan Juventus? Simak informasinya dibawah!

Nainggolan sendiri menjadi incaran banyak klub ternama pada saat performanya bagus bersama Cagliari. Sebelum memutuskan merapat ke Roma di Januari 2014, Nainggolan mendapat tawaran dari Juventus, tapi ditolak.

“Saya tidak peduli dengan uang,” ucap Radja Nainggolan pada Twitch OCW Sport.

“Jika saya berpikir tentang uang, saya akan memiliki karir yang sangat berbeda. Setelah dari Cagliari saya bisa pergi ke Juventus, yang juga menginginkan saya ketika saya masih di Roma,” lanjut pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut.

Tak cuma Juve, Nainggolan juga ternyata menolak tawaran besar lain pada saat memperkuat Roma. “Saya juga bisa pergi ke Chelsea (tapi ditolak),” ucapnya singkat.

Klub Pilihan Radja Nainggolan

Baginya, memilih klub tak hanya masalah pertimbangan gaji saja. Pemain yang saat ini memperkuat Antwerp FC tersebut hanya akan bermain di klub yang dirasa cocok dari sisi lingkungan dan budaya.

“Saya lebih suka menjadi diri saya sendiri di kota di mana saya selalu merasa diterima dengan baik, baik sebagai seorang pemain dan sebagai seorang pria,” ucap Radja Nainggolan.

“Bersama Roma, kami mencapai semifinal Liga Champions dan saya yakin untuk bertahan, tetapi ketika Monchi datang, mereka tidak ingin mempertahankan saya. Roma telah memberikan mandat kepada agen tertentu untuk mewakili klub dalam negosiasi, dan mereka juga mencoret agen saya,” bebernya.