Buaksib.com – Kebangkitan Chelsea setelah ditangani Thomas Tuchel mungkin terasa tidak terlalu manis bagi Tammy Abraham. Pasalnya, ia lebih sering dicadangkan dan jarang dimainkan pada laga-laga penting yang dilakoni The Blues.

Tammy Abraham
Tammy Abraham

 

Di awal musim 2020/21 atau tepatnya ketika masih dilatih oleh Frank Lampard, Tammy Abraham merupakan sosok yang diandalkan Chelsea. Sang penyerang pun mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan gelontoran gol-golnya ke gawang lawan.

Namun, setelah Lampard hengkang dan Chelsea memboyong Timo Werner, ia kesulitan untuk mendapat tempat utama. Apalagi, penyerang berusia 22 tahun tersebut juga masih harus bersaing dengan Olivier Giroud. Penyerang berkebangsaan Inggris ini baru satu kali bermain penuh 90 menit dan sudah dua kali ditarik keluar oleh Thomas Tuchel di jeda babak pertama.

Masa-masa Sulit Tammy Abraham

Thomas Tuchel mengakui jika situasi Tammy Abraham sedang sulit. Tapi, ia menegaskan keputusannya juga dipengaruhi oleh kondisi sang pemain. Salah satu masalah yang sedang dihadapi oleh Tammy adalah cedera panjang yang membuatnya tidak banyak bermain.

“Tammy menjalani masa-masa yang sedikit sulit. Dia jadi starter dua atau tiga kali, lalu dua kali ditarik keluar karena alasan taktik di jeda paruh waktu,” ujar Tuchel di Chelseafc.com.

“Dia tidak bisa memberikan dampak yang dia mau dan yang kami harapkan darinya. Lalu dia cedera dan sedikit kehilangan koneksi serta kemungkinan untuk berjuang di posisinya.”

“Skuat telah bermain sangat baik tanpa dia, kami meraih banyak hasil apik tanpa dia,” imbuhnya.

Kini Tammy Abraham sudah pulih dari cedera yang ia alami. Namun, hal itu bukan berarti Tuchel akan langsung memainkannya. Tim inti yang sekarang sedang berada dalam momentum bagus. Oleh sebab itu, Tuchel tidak mau merusak momentum tersebut dengan memaksakan Tammy bermain.

“Sekarang kami berada di tahap musim yang sangat menentukan. Tidak mudah memasukkan pemain yang baru pulih dari cedera ke dalam tim,” lanjut mantan pelatih PSG itu.

“Hanya ada tiga pergantian pemain, itu berpengaruh besar. Itu halangan besar, sebab tiga pergantian pemain berarti Anda hanya punya dua, yang ketiga tidak mau Anda pakai terlalu dini,” tandasnya.

Di musim 2020/21 ini Tammy Abraham sudah bermain sebanyak 30 kali di semua kompetisi. Kendati sebagian besar harus dimulai dari bangku cadangan, ia berhasil mencatatkan 12 gol dan enam assist. Kondisinya di Chelsea yang kian tak menentu membuat Tammy dirumorkan bakal hengkang di musim panas mendatang.