Buaksib.com – Mantan pemain Newcastle United, Darren Ambrose memberikan saran kepada bekas timnya yang kini menjadi klub kaya raya. Ia menyarankan agar The Magpies merekrut bomber haus gol Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Harry Kane
Harry Kane

 

Pekan lalu jagat sepakbola dunia digemparkan dengan rampungnya proses akuisisi Newcastle United. Klub yang bermarkas di St James’ Park tersebut dibeli oleh konsorsium Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF) milik Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

PIF sah mengambil alih kepemilikan klub setelah membeli 80 persen saham. Dengan demikian, The Magpies dipastikan menjadi klub tajir karena sang pemilik baru punya kekayaan yang sangat berlimpah.

Akuisisi ini sekaligus memunculkan ambisi untuk merombak skuat Newcastle United agar menjadi tim top Eropa. Salah satu caranya adalah dengan merekrut sejumlah pemain top berharga fantastis. Harry Kane pun menjadi salah satu di antara pemain-pemain yang dikaitkan dengan mereka.

Saran Ambrose: Rekrut Harry Kane

Di sepanjang bursa transfer musim panas 2021 kemarin, Harry Kane santer diberitakan bakal meninggalkan Tottenham Hotspur. Ia memiliki ambisi menjadi juara dan hal itu mungkin akan sulit terwujud jika bertahan.

Kane sempat dirumorkan selangkah lagi bakal bergabung dengan Manchester City. Namun, tawaran The Citizens ditolak mentah-mentah oleh kubu Spurs. Ambrose pun mendesak Newcastle United untuk mencoba merekrut bomber timnas Inggris itu dalam waktu dekat.

“Bagaimana dengan Harry Kane? Sekarang saya mengatakan ini karena, apakah Manchester City atau Chelsea akan membayar 100-120 juta Pounds di musim panas nanti?” ujar Ambrose kepada talkSPORT.

“Saya rasa mereka tidak akan melakukannya karena sudah mengeluarkan sekitar 130 juta Pounds di musim panas ini. Jadi Newcastle akan melakukannya. Mereka akan melayangkan tawaran 150-200 juta Pounds,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ambrose menilai saat ini Newcastle United menjadi tim dengan peluang lebih besar untuk menjadi juara ketimbang Tottenham Hotspur.

“Katakan Daniel Levy menginginkan biaya transfer yang sangat tinggi yang tidak akan dibayar orang lain dan Newcastle berkata ‘Oke, ada 150 juta Pounds,” sambungnya.

“Semua orang akan mengatakan [Newcastle] sekarang karena mereka adalah sebuah proyek dan mereka punya ambisi,” tandas Ambrose.