Buaksib.com – Proses akuisisi Newcastle United yang telah memakan waktu berbulan-bulan akhirnya selesai. Kini The Magpies resmi menjadi klub kaya baru dan bisa berbicara banyak di bursa transfer untuk mendapatkan pemain top.

Antonio Conte Newcastle United
Antonio Conte ketika masih menjabat manajer Inter Milan

 

Konsorsium Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), telah mencapai kesepakatan untuk mengambil alih kepemilikan Newcastle United. Pihak Premier League sudah menerima beberapa jaminan, salah satunya terkait kendali kerajaan Arab Saudi.

PIF diketahui sebagai perusahaan milik pangeran Arab Saudi, Muhammed bin Salman. Proses akuisisi ini sebenarnya sudah dimulai pada tahun 2020 lalu. Namun, karena suatu alasan, PIF gagal menyelesaikan proses tersebut.

Upaya kedua belah pihak kini telah membuahkan hasil. PIF mengeluarkan biaya mencapai 300 juta Pounds untuk memperoleh 80 persen saham klub. Hal ini membuat PIF mengambil alih kendali dari Mike Ashley selaku pemilik Newcastle United sebelumnya.

Permintaan Mantan Pemain Newcastle United

Momen ini dirayakan oleh penggemar Newcastle Unite dengan suka cita. Mereka turun ke jalan dan meramaikan St James Park Stadium untuk merayakan rampungnya proses akuisisi.

Kini, The Magpies memiliki sumber daya uang yang nyaris tak terbatas. Hal ini membuat mereka dapat menjadi kekuatan baru di Premier League. Kasus semacam ini sudah pernah terjadi kepada Manchester City ketika dibeli oleh Sheikh Mansour.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh Newcastle United agar mampu menjadi kekuatan baru di Premier League. Mereka bisa memulai dengan merekrut salah satu pelatih top dunia, Antonio Conte.

“Antonio Conte akan menjadi pilihan yang tepat untuk @NUFC,” tulis mantan pemain The Magpies, Michael Chopra di akun Twitter pribadinya.

Antonio Conte saat ini memang sedang menganggur. Ia memutuskan untuk meninggalkan Inter Milan di akhir musim 2020/21 kemarin. Padahal, manajer asal Italia itu berhasil mengantarkan Nerazzurri menjuarai Serie A musim lalu. Hengkangnya Conte disinyalir karena adanya perbedaan pandangan antara manajemen klub dengan eks manajer Chelsea itu.

Pria berusia 52 tahun tersebut dikenal sebagai manajer yang ingin memiliki kebebasan dalam urusan transfer pemain. Hal ini sempat ia tegaskan beberapa bulan setelah hengkang dari Juventus pada tahun 2014 lalu.

“Anda tidak bisa berkunjung ke sebuah restoran dengan uang 100 Euro jika Anda punya hanya punya 10 Euro di kantong Anda, bukan?” ujar Conte kala itu.

Newcastle United bakal menjadi pelabuhan yang tepat bagi Antonio Conte. Sebab, saat ini The Magpies bakal memiliki anggaran belanja tak terbatas.