Buaksib.com – Pada saat ini, Inter Milan tengah kesulitan membayar cicilan transfer Achraf Hakimi kepada klub sebelumnya, Real Madrid. Dan kabarnya, opsi untuk melepas sang pemain akhirnya disambut tiga klub dari Liga Premier.

Kilat Achraf Hakimi Negatif Covid19 Hanya Dua Hari
Achraf Hakimi.

 

Inter sendiri mendatangkan Hakimi dari Real Madrid di awal musim 2020/2021 ini. Tim anak asuh Antonio Conte tersebut sepakat mendatangkan sang pemain dengan mahar sebesar 40 juta euro.

Inter Milan tak harus membayar 40 juta euro secara langsung kepada Real Madrid. Tim berjuluk Nerazzurri tersebut punya kesepakatan pembayaran dengan cara mencicil selama beberapa periode transfer.

Berencana Jual Achraf Hakimi

Inter Milan sendiri dikabarkan gagal membayar cicilan transfer Hakimi tepat waktu. Nerazzurri tak menyetor uang sesuai kesepakatan dengan pihak Madrid Desember lalu.

Hal ini sempat menjadi dilema, Inter lalu memastikan agar hubungan antar kedua pihak tetap bagus. Kedua klub ternyata saling memahami kondisi keuangan yang saat ini terjadi.

Inter Milan terancam gagal membayar cicilan Achraf Hakimi karena ada beberapa kebijakan. Suning Grup tak bisa lagi memberikan dana segar karena pemerintah Cina tak memperbolehkan perusahaan lokal melakukan investasi besar di luar negeri. Akhirnya, Suning Grup tak bisa memberikan dana besar kepada Inter.

Dilansir dari Calciomercato, Inter akhirnya berniat untuk melepas Hakimi. Hal ini tak lepas karena kesulitan membayar cicilan transfernya, namun juga untuk mendapatkan dana segar.

Laporan yang sama juga mengabarkan, paling tidak ada tiga klub yang saat ini tertarik untuk menggunakan jasa Achraf Hakimi. Tiga klub tersebut berasal dari Liga Premier Inggris, Arsenal, Chelsea, dan Manchester City.

Sementara itu, Inter Milan diberitakan akan melepas sang pemain lebih dari harga saat mereka membeli, yaitu 40 juta euro.

Pada musim 2020/2021 ini, hakimi mampu bermain cukub bagus. Pemain yang berasal dari Maroko tersebut sudah mencetak enam gol dari 20 pertandingan di ajang Serie A. Hakimi menjadi pemain yang cukup lengkap di Inter karena bisa ditempatkan di beberapa posisi yang berbeda.