Buaksib.comInter Milan terdepak dari ajang Coppa italia setelah meraih hasil imbang saat menghadapi Juventus. Sang legenda, Giuseppe Bergomi, mengatakan jika tim anak asuh Antonio Conte tersebut kurang tajam di lini depan sehingga gagal meraih kemenangan.

Inter Milan Terdepak dari Juventus Karena Kurang Tajam
Laga Juventus vs Inter Milan.

 

Nerazzurri sendiri harus meraih kemenangan di laga leg kedua semifinal Coppa Italia agar bisa masuk ke babak final. Pasalnya, mereka kalah dengan skor 1-2 dari Juventus di laga leg pertama.

Akan tetapi, nyatanya Inter Milan gagal meraih kemenangan. Melawat ke markas Juve, Allianz Stadium pada, Rabu (10/2/2021) dini hari tadi, Inter harus pasrah dengan skor imbang tanpa gol.

Dengan demikian, Nerazzurri dipastikan harus menyudahi perjuangan di ajang Coppa Italia. Sedangkan Juventus saat ini sedang menunggu pemenang dari laga Atalanta vs Napoli untuk masuk ke babak final.

Inter Milan Kurang Tajam

Bergomi sendiri mengatakan jika lini depan Inter beramin kurang agresif pada saat berhadapan dengan Bianconeri. Maka dari itu, mereka gagal masuk ke babak final Coppa Italia.

“Mereka kurang kejam untuk memecah kebuntuan,” ucap Bergomi pada Sky Sport Italia.

“Inter mencoba mengontrol pertandingan melawan tim Juve yang bertahan dengan baik. Dua kesalahan di leg pertama berdampak pada Inter tetapi saya tidak melihat satu tim lebih unggul dari yang lain,”

“Conte bisa saja mengubah Inter secara taktik, tetapi ketika Anda memiliki cara bermain yang pasti, sulit untuk melakukan itu.”

Selain itu, Bergomi juga menyinggung terkait Christian Eriksen. Dia menyebut jika striker asal Denmark tersebut belum bisa disebut sebagai starter.

“Saya pikir para starter mereka adalah Marcelo Brozovic, Nicolo Barella dan Arturo Vidal, lalu ada pemain yang bisa bergantian dengan mereka,” sambung Bergomi.

“Inter harus waspada dengan kekuatan mereka, ada keseimbangan yang luar biasa. Mereka harus tetap tenang dan melanjutkan perjalanan mereka.”

Akan tetapi, Bergomi juga memberi pujian dan apresiasi kepada beberapa pemain Inter Milan dari penampilannya di leg kedua.

“Samir Handanovic telah bermain bagus dalam dua pertandingan terakhir setelah menerima beberapa kritik,” lanjut Bergomi.

“Achraf Hakimi adalah pemain fundamental karena bahaya yang berhasil diciptakannya.” Tandasnya.