Buaksib.com – Eks pemain timnas Italia, Cesare Prandelli, buka suara tentang peluang Inter Milan dalam perebutan juara Serie A musim ini. Dia sendiri yakin jika Nerazzurri punya peluang untuk mempersempit ketertinggalan dari posisi atas jika musim Kembali berlanjut.

Inter Milan Masih Bisa Raih Scudetto Jika Serie A Dilanjutkan
Pemain Inter Milan sedang melakukan selebrasi.

 

Serie A sendiri harus dihentikan sementara sejak awal Maret lalu karena wabah pandemi virus Corona di Italia. Bahkan, hingga kini, masih belum ada kejelasan kapan kompetisi paling bergengsi di Italia tersebut akan Kembali dilanjutkan.

Sebelum Serie A dihentikan, Inter Milan berada di peringkat ketiga di klasemen sementara Serie A. mereka sudah mengantongi total 54 poin setelah menjalani 25 pertandingan.

Kemudian, Lazio kini berada diperingkat kedua dengan perolehan 62 poin dan sang juara bertahan, Juventus berada diperingkat pertama dengan 63 poin. Akan tetapi, baik Juventus maupun Lazio, mereka sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak daripada Inter Milan.

Peluang yang Dimiliki Inter Milan

Inter Milan kini masih ketinggalan Sembilan poin dari sang pemimpin klasemen sementara, Juventus. Meski begitu, Prandelli yakin jika Inter masih bisa membalikan keadaan.

“Jika musim tidak berhenti, Lazio akan benar-benar memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar. Tim Inzaghi penuh percaya diri tetapi bagaimana mereka memulai lagi? ucap Prandelli pada Gazzetta dello Sport.

“Hal yang sama berlaku untuk Inter, yang sedikit di belakang tetapi bisa membalikkan kedudukan saat ini.”

Selain itu, Prandelli juga masih yakin jika Juventus adalah tim terkuat dari tiga tim yang sedang berebut Scudetto. Akan tetapi, dihentikannya kompetisi karena virus Corona bisa memberi dampak langsung kepada banyak hal.

“Tim Sarri masih merupakan yang terkuat dan, akibatnya, mereka masih menjadi favorit untuk memenangkan Scudetto tetapi dua bulan tanpa latihan ini akan memiliki efek yang tidak dapat diprediksi, termasuk Inter Milan,” sambungnya.

“Bagaimana para pemain akan bereaksi pada periode ini tanpa sepakbola kompetitif yang bahkan tidak sebanding dengan liburan musim panas.”

Kemudian, dia juga memberikan komentarnya tentang kemungkinan pertandingan yang harus dimainkan tanpa adanya penonton di stadion.

“Bagaimana rasanya memainkan semua pertandingan di stadion kosong ? Mungkin dengan tiga pertandingan seminggu dan dengan musim panas?” lanjutnya .

“Singkatnya, ini adalah lompatan dalam kegelapan yang bisa mempertanyakan perebutan gelar dan pertempuran untuk menghindari degradasi. Tim yang mengira mereka sudah aman harus membuka mata.” Tutupnya.