Buaksib.com – Mantan wasit, Tiziano Pieri, menyebut jika Inter Milan seharusnya bisa dinyatakan kalah WO di pertandingan kontra AC Milan pada giornata ke-23 Serie A. Dia yakin jika Nerazzurri sudah menyalahi peraturan terkait pergantian pemain.

Inter Milan Bisa Dianggap Kalah WO dari AC Milan, Kenapa?
Laga AC Milan vs Inter Milan.

 

Tim anak asuh Antonio Conte tersebut berhasil menang pada laga bertajuk Derby della Madonnina tersebut dengan skor telak 3-0. Kemenangan mereka raih lewat brace Lautaro Martinez dan satu gol Romelu Lukaku.

Kemenangan tersebut cukup krusial bagi Inter Milan. Pasalnya, tiga poin tambahan yang mereka dapat membuatnya semakin kuat duduk di puncak klasemen sementara. Saat ini, mereka unggul dari Rossoneri yang duduk diperingkat kedua dengan selisih empat poin.

Pertandingan berlangsung cukup panas, dan berlanjut hingga setelah pertandingan. Beberapa orang memberikan pendapatnya terkait pertandingan tersebut. Salah satunya adalah Tiziano Pieri yang saat ini memiliki kerjaan sebagai pandit di RAI Sport.

Inter Milan Menyalahi Aturan

Pieri membuat pernyataan yang cukup sensitif yang membuat fans Inter di medsos merasa geram. Dia mengklaim jika Nerazzurri sudah melakukan kesalahan terkait pergantian pemain.

Seperti yang diketahui, peraturan pergantian pemain di musim ini memang cukup membingungkan. AS Roma bahkan pernah dinyatakan kalah WO dari Spezia dia ajang Coppa Italia karena melakukan pergantian pemain terlalu banyak.

Pada awalnya, Terzi yakin jika Inter Milan melakukan hal yang sama. “Inter melakukan kesalahan dengan memakai slot tambahan untuk pergantian pemain. Darmian dan Gagliardini keluar dari bangku cadangan setelah menit ke-78, slot pertama,” ucap Terzi.

“Sanchez masuk satu menit setelahnya, slot kedua. Lalu Young masuk dengan slot ketiga dan akhirnya Vidal, dengan slot ke-4 yang tidak diperbolehkan. Karenanya, Inter bisa dianggap kalah secara otomatis,” sambungnya.

Akan tetapi, sesuai penjelasan dari Football Italia, Inter tak membuat suatu kesalahan. Mereka menjelaskan jika sang pelatih, Antonio Conte menggunakan slot pertamanya untuk melakukan tiga pergantian. Mereka adalah Matteo Darmian, Roberto Gagliardini, dan Alexis Sanchez.

Maka dari itu, Conte menggunakan tiga slot pergantian pemain seperti yang ada dalam peraturan. Kemudian, Terzi langsung mengaku jika dirinya membuat kesalahan terkait penilaiannya kepada Inter Milan dan membuat klarifikasi di sosial media.

“Hari ini, dalam program ‘La Giostra del Gol’, saya membaca laporan yang salah soal pergantian pemain Inter. Itu kesalahan dan saya telah menjelaskannya dalam program, saya meminta maaf atas kesalahan tersebut,” ucapnya di akun pribadinya.