Buaksib.comCristiano Ronaldo mendapatkan sorotan saat Manchester United meraih kemenangan atas Brentford. Sebab, pemain berusia 36 tahun tersebut nampak marah saat sang manajer, Ralf Rangnick menariknya keluar di babak kedua.

Rangnick CR7
Ralf Rangnick ketika menarik keluar CR7

 

Manchester United meraih kemenangan cukup telak atas tuan rumah Brentford dalam lanjutan Premier League, Kamis (20/01) dini hari WIB. Klub berjuluk Setan Merah itu meraih kemenangan 1-3 berkat gol yang dicetak oleh Anthony Elanga, Mason Greenwood, dan Marcus Rashford.

Bagi United, kemenangan ini sangat berarti karena pada laga sebelumnya mereka hanya bermain imbang 2-2 melawan Aston Villa. Padahal, kala itu MU sudah unggul dua gol terlebih dahulu pada duel yang dihelat di Villa Park tersebut.

Kemenangan atas Brentford memang belum membuat posisi anak asuh Ralf Rangnick beranjak dari peringkat ketujuh. Namun, raihan tiga poin dari laga itu membuat Setan Merah kini hanya berjarak dua poin saja dari West Ham yang menghuni peringkat keempat.

Jawaban Rangnick atas Protes Ronaldo

Ralf Rangnick menarik keluar Cristiano Ronaldo pada menit ke-71 saat Manchester United sudah unggul dua gol. Sebagai gantinya, manajer asal Jerman itu memasukkan Harry Maguire guna memperkuat lini pertahanan. Namun, pergantian ini tidak direspon positif oleh pemain asal Portugal tersebut.

Ronaldo nampak kesal ketika hendak duduk di bangku cadangan. Bahasa tubuhnya menunjukkan bahwa ia tidak senang dengan pergantian tersebut. Bahkan, ia tertangkap kamera melempar jaket ke bangku pemain. Kemudian, peraih lima Ballon d’Or tersebut terlibat percakapan dengan Rangnick. Inilah yang diucapkan oleh pemain berjuluk CR7 itu.

“Kenapa saya? Kenapa saya?,” protes Ronaldo kepada sang manajer seperti dikutip Mirror.

“Mengapa Anda mengganti saya?” imbuhnya di momen yang sama.

Rangnick ternyata tidak tinggal diam melihat Ronaldo yang nampak terus menggeruti di bangku cadangan. Mantan manajer RB Leipzig itu kemudian menghampiri dan membisikkan sebuah pesan. Sang manajer kemudian mengungkapkan isi pembicaraannya tersebut seusai pertandingan.

“Saya katakan kepadanya bahwa saya harus membuat keputusan untuk tim, untuk klub. Mungkin dalam beberapa tahun ketika dia menjadi pelatih, dia akan mengerti [keputusan pergantian pemain itu],” tegas manajer berusia 63 tahun tersebut.