Buaksib.comJuventus pulang dengan tangan kosong dari kandang FC Porto pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (18/2/2021) dini hari. Si Nyonya Tua kalah dari tim anak asuh Sergio Conceicao itu dengan skor tipis 1-2.

Ini Sebab Kenapa Juventus Kalah dari FC Porto
Laga Porto vs Juventus.

 

Tim anak asuh Andrea Pirlo tersebut sudah tertinggal ketika laga baru berjalan selama dua menit. Rodrigo Bentancur melakukan kesalahan fatal yang membuat Porto bisa mencetak gol lewat Mehdi Taremi.

Juventus kemudian kembali mendapat hasil negatif karena terlalu pasif di awal babak kedua. Hanya beberapa detik setelah kick-off, gawang yang dijaga Wojciech Szczesny tersebut kembali dijebol oleh moussa Marega.

Juve baru bisa mencetak gol di menit ke-82 lewat aksi yang dilakukan oleh Federico Chiesa. Gol tandang yang mereka cetak membuat peluang Bianconeri untuk lolos ke babak final masih sedikit terjaga.

Juventus Terlalu Tegang

Lalu, apa yang menjadi penyebab mereka kalah pada pertandingan ini? Sang juara bertahan Serie A tersebut mempunyai materi pemain yang jauh lebih bagus daripada Porto. Maka dari itu, seharusnya bukan kekalahan yang seharusnya terjadi.

Federico Chiesa yang mencetak satu gol bagi Bianconeri mengatakan salah satu sebab kenapa timnya bisa menelan kekalahan. Dia menilai jika dirinya dan rekan satu timnya merasa sangat tegang sejak laga dimulai.

“Ini adalah laga fase gugur Liga Champions saya yang pertama, jadi saya tidak tahu bagaimana rasanya. Kami hanya merasa tegang sejak awal dan menyulitkan diri sendiri sejak menit-menit awal,” beber Chiesa pada Sky Sport Italia.

“Juventus sudah pasti akan terlihat berbeda di leg kedua, sebab jika kami ingin lolos ke babak berikutnya, kami harus menunjukkan sesuatu yang sangat berbeda,” sambungnya.

Federico Chiesa sendiri mendapat pelajaran berharga dari pertandingan pertamanya di Liga Champions musim ini. Pelajaran tersebut adalah, jika tidak konsentrasi, maka seluruh tim akan menanggung konsekwensinya.

“Pendekatan yang kami bawa ke dalam permainan langsung membuat kami melihat perjuangan yang berat,” imbuh mantan penggawa Fiorentina itu.

“Di Liga Champions, pada saat anda tidak berkonsentrasi penuh, mereka akan menghukum anda. Kami mencetak gol tandang, itu memberikan kami kekuatan di leg kedua, di mana itu akan menjadi laga yang sangat berbeda,” tandas Chiesa.

Pertandingan leg kedua akan digelar pada Maret yang akan datang di markas Juventus, Allianz Stadium. Mereka cukup menang dengan skor 1-0 agar bisa lanjut ke babak perempat final Liga Champions.