Buaksib.comAC Milan saat ini berada di posisi bagus dalam perburuan gelar juara Serie A musim ini. Rossoneri duduk di puncak klasemen sementara Serie A 2021/2022 usai unggul dari rival ketatnya seperti Napoli dan Inter Milan.

AC Milan Harus Jawab Penuh untuk Permanenkan Fikayo Tomori
Fikayo Tomori.

 

Rossoneri juga jadi jagoan juara karena berhasil terus menjaga konsistensi permainan selama beberapa pekan terakhir. Rossoneri memang tak selalu menang, tapi mereka bisa menghindari kekalahan dan bisa tetap mendapat poin.

Pada saat ini, AC Milan mengantoni total 63 poin dari 29 pertandingan. Sementara di peringkat kedua ada Napoli dengan 60 poin. Kemudian, diperingkat ketiga masih ada Inter Milan yang punya 59 poin dan masih punya tabungan satu laga lagi.

Hal itu berarti, Milan memimpin klasemen dengan 9 sisa pertandingan. Mereka juga sudah melewati dua pertandingan langsung dengan Napoli dan Inter Milan, hasil yang didapat juga cukup memuaskan.

Ancaman yang diberikan oleh Inter dan Napoli juga disinggung oleh bek AC Milan, Fikayo Tomori. Eks pemain Chelsea tersebut paham jika situasi klasemen bisa berubah dalam waktu singkat. Rossoneri memang unggul, tapi Napoli dan Inter tak bisa diremehkan.

“Inter tim luar biasa, Napoli tim berkualitas, dan saya sangat menyukai Juventus dan Romam,” ucap Tomori saat dilansir dari Football Italia.

“Menurut saya tidak ada istilah lawan terbaik, setiap tim punya kekuatan dan kelemahan, sama seperti kami.”

“Klasemen akan memberi tahu Anda siapa tim yang terbaik. Untuk sekarang, kami sedang diuntungkan dan poin kami unggul,” tambahnya.

Perkembangan AC Milan

Menurut sang bek, Rossoneri bisa berada di posisi saat ini karena mereka terus berkembang selama beberapa bulan terakhir. Sang pelatih, Stefano Pioli memiliki peran besar dalam hal ini dan timnya bisa terus belajar dari kesalahan mereka.

“Kami jelas sudah berkembang. Kami lebih berpengalaman dan kami belajar hal baru setiap hari bersama Pioli,” lanjut Tomori.

“AC Milan mengatasi kesalahan-kesalahan dan itu membuat kami meningkatkan kesadaran. Kami kelompok yang hebat, kami bermain sebagai tim.”

“Rossoneri lebih tangguh dalam serangan balik dan serangan di sisi sayap, fase defensif kami bagus. Kami membantu satu sama lain dan kami punya energi,” pungkas Tomori.