Buaksib.comPSSI membatalkan proses naturalisasi Mees Hilgers dan Kevin Diks. Hal ini disebabkan oleh tidak didapatnya izin dari orang tua.

Ketua PSSI: Tidak Mudah Hentikan Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 (Naturalisasi)
Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI.

 

PSSI baru saja melakukan rapat dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pertemuan tersebut digelar di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani, mengabarkan, keputusan membatalkan naturalisasi ini bukanlah hasil dari pertemuan tersebut.

“Betul dibatalkan. Namun bukan hasil dari pembicaraan pada rapat tadi,” ucap Hasani, Kamis (10/2/2022).

Proses naturalisasi Mees Hilgers dan Kevin Diks batal, tapi proses Jordy Amat dan Sandy Walsh terus berjalan. Perpindahan kewarganegaraan mereka sangat didukung oleh Kemenpora.

“Jadi, kami memang menunggu empat pemain, tapi Hilgers dan Diks sampai hari ini dan tadi sebelum rapat, keduanya belum memutuskan iya atau tidak,” kata Hasani.

“Akhirnya kami mengambil keputusan untuk drop karena keduanya masih ragu-ragu untuk dinaturalisasi,” ucapnya melanjutkan.

Alasan Naturalisasi Dibatalkan

Hasani Abdulgani sendiri menjelaskan penyebab kedua pemain ragu menjadi WNI dan memperkuat Timnas Indonesia. Sebab, orang tua dari Mees Hilgers dan Kevin Diks diklaim tak memberikan restu karena Indonesia hanya memperbolehkan paspor tunggal. Tidak seperti negara lain yang memperbolehkan memiliki dua kewarganegaraan.

“Belanda mengenal yang namanya dua kewarganegaraan. Kalau di Indonesia hanya satu. Mereka juga berkarier di Belanda. Mungkin nanti urusannya agak ribet kalau mereka tidak memegang paspor Belanda, sehingga proses naturalisasi ini harus dibatalkan,” jelas Hasani.

“Jadi, karena kedua pemain ini masih muda, mungkin orang tuanya berpikir kalau begitu, mending diprioritaskan untuk tetap jadi warga negara Belanda saja,” jelas anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut.