Buaksib.com – Barcelona telah menyelesaikan satu dari tiga laga terakhirnya di kancah La Liga. Nahas, klub yang bermarkas di Camp Nou itu gagal meraih poin penuh. Messi dan kawan-kawan mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 3-3.

Imbang Lagi, Peluang Barcelona Raih Gelar Hampir Pupus
Gol Sergio Leon di menit akhir laga, gagalkan kemenangan Barcelona

Tim sebenarnya bermain dengan cemerlang di babak pertama. Dua gol berhasil mereka ciptakan di babak awal pertandingan. Namun sehabis turun minum, petaka terjadi kepada tim yang diasuh Ronald Koeman tersebut.

Lawannya, Levante berhasil mencetak tiga gol langsung dan hanya dibalas satu gol oleh Dembele. Alhasil laga yang dimainkan di Ciutat De Valencia itu berakhir dengan imbang dan memupus harapan Barcelona untuk memenangkan La Liga.

Taktik Koeman

Koeman pada laga ini tetap menggunakan formasi 3-1-4-2. Ronald Araujo dipilih untuk mendampingi Gerard Pique dan Lenglet di jantung pertahanan tim. Sementara di posisi bek kanan, sang pelatih malah memainkan Dembele. Sisanya pemain-pemain inti Blaugrana yang mengisi posisi dalam formasi.

Menariknya di babak kedua ketika timnya unggul 0-2, pelatih asal Belanda tersebut menggantikan Araujo dengan Sergi Roberto. Hal itu berarti mengubah taktik menjadi 4-2-3-1, dimana Sergi Roberto menjadi bek kanan dan Dembele dimajukan menjadi winger.

Patut disayangkan, pergantian pemain dari sang juru taktik tersebut malah membuat timnya kecolongan tiga gol. Gawatnya lagi, dua gol dari Levante lahir dari posisi yang diisi oleh Sergi Roberto. Memang kapten keempat Barcelona itu sedang underperform khususnya setelah sembuh dari cedera.

Lini pertahanan Barcelona selalu bermasalah selepas jeda internasional lalu. Mereka telah kebobolan 13 gol setelah laga melawan Real Sociedad tersebut. El Barca pun menjadi tim yang paling sering dibobol gawangnya dibandingkan tim lain di posisi empat besar.

Pasukan Catalan telah dibombardir pertahanannya sebanyak 36 kali, dimana Sevilla yang mengisi posisi keempat hanya kebobolan 29 gol. Dengan ini terlihat PR dari sang juru taktik masih belum selesai 100%, perlu ada perbaikan lagi.

Padahal mendekati akhir musim dan persaingan yang ketat ini, mereka seharusnya tampil solid. Kini juara Copa Del Rey musim 2020/2021 itu mau tidak mau harus bersiap kehilangan trofi La Liga untuk musim ini.

Peluang Barcelona Kian Terkikis

Barcelona dengan 76 poin dari 36 laga begitu sangat diragukan untuk memenangkan titel domestik ini. Peluang untuk menggusur Atletico Madrid dari singgasana telah tiga kali menemui kegagalan. Peluang terbesar mereka adalah saat laga melawan Granada. Namun tim tak sanggup menang pada laga itu.

Saat ini Atletico Madrid mempunyai peluang yang cukup besar untuk memenangkan titel La Liga kesebelasnya. Mereka memimpin dengan torehan 77 poin. Jika tim yang berjuluk Los Rojiblancos ini menyapu bersih tiga laga terakhirnya maka gelar liga Spanyol akan direngkuhnya.

Sementara musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid berada di tempat kedua. Mereka kini memiliki 75 poin dari 35 pertandingan. Namun mereka harus berharap agar rival sekota mereka, Atletico Madrid terjungkal paling tidak di satu laga.

Di lain sisi mereka juga berhasil tampil tanpa celah selama tiga laga tersebut. Maka gelar La Liga akan berlabuh kembali ke Santiago Bernabeu. Setelah musim lalu, pasukan Zinedine Zidane juga berhasil meraih gelar tersebut.