Buaksib.com – Sebuah kabar duka datang bagi Manchester City. Ibunda sang manajer, Pep Guardiola bernama Dolors Sala meninggal dunia setelah dinyatakan positif terpapar COVID-19 atau yang biasa dikenal sebagai virus Corona.

Ibunda Pep Guardiola Berpulang Setelah Dinyakatan Positif Virus Corona
Pep Guardiola dan ibunda

 

Seperti diketahui, pandemi virus Corona tengah merebak di benua Eropa. Hampir semua negara di Benua Biru telah ditemukan kasus virus yang mematikan tersebut. Spanyol adalah salah satu negara yang paling terdampak virus ini. Tercatat per Senin (6/4) ada total 135.032 kasus positif. Dari total kasus tersebut sebanyak 13.055 jiwa dinyatakan meninggal dunia.

Salah satu korban dari keganasan virus ini adalah ibunda Pep Guardiola, Dolors Sala. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya terkonfirmasi mengidap virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Manchester City melalui akun media sosial mereka.

Ibunda Pep Guardiola Positif Corona

Melalui akun Twitter mereka, Manchester City mengkonfirmasi bahwa ibunda Pep Guardiola harus menghadap sang pencipta setelah dinyatakan positif mengidap virus Corona.

“Keluarga besar Manchester City sangat sedih untuk menginformasikan kematikan ibu dari Pep Guardiola, Dolors Sala Carrio di Manresa, Barcelona setelah ia tertular virus Corona. Ia berusia 82 tahun.”

“Semua orang yang terlibat di klub ini turut bersimpati kepada Pep Guardila, keluarganya dan seluruh teman-temannya di saat-saat sulit seperti ini.”

Kabar meninggalnya sang ibu ini menjadi kisah tragis bagi Pep Guardiola. Pasalnya, beberapa waktu lalu ia baru saja mendonasikan uang dalam jumlah cukup besar untuk memerangi virus Corona. Sang manajer menyumbangkan uang sebesar 1 juta Euro kepada salah satu lembaga di Spanyol. Uang tersebut digunakan untuk membeli peralatan medis yang digunakan dalam penanganan virus Corona.

Sementara itu, Premier League dan sejumlah liga lain di Eropa saat ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini dikarenakan pandemi virus Corona yang masih belum mereda sehingga semua kompetisi terpaksa dihentikan demi keselamatan pemain dan penonton.

Namun, ada salah satu kompetisi di benua Eropa yang memutuskan untuk mengakhiri musim lebih awal, yakni Liga Super Belgia. Otoritas liga memutuskan untuk menyelesaikan kompetisi dengan kondisi apa adanya. Artinya, sang pemuncak klasemen sementara, Club Brugge dinyatakan sebagai juara kendati masih belum menuntaskan semua pertandingan di liga.