Buaksib.com Persela Lamongan dan Arema FC sama-sama tidak merasakan kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Kedua tim pastinya akan berjuang mendapat hasil yang terbaik saat berlaga.

Hasil Pertandingan Persela vs Arema FC Shopee Liga 1
Persela Lamongan vs Arema FC

 

Arema FC akan bertandang ke markas Persela di stadion Surajaya pada pekan ke-19 Shopee Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019).

Persela kini duduk di peringkat 16 dengan 16 poin dari 18 pertandingan. sedangkan Arema menduduki peringkat 6 dengan catatan 27 poin dari 17 laga.

Arema ingin terus menambah poin agar bisa terus naik ke papan atas. Sedangkan Persela Lamongan berada di zona degradasi dan ingin mengamankan posisinya.

Pelatih Persela, Nilmaizar mengatakan, kini anak buahnya punya tekad ingin menang demi memperpaiki posisi di klasmen meskipun bakal tampil tanpa striker Alex Goncalves karena mendapat kartu merah ketika berhadapan dengan PSM (1/9/2019).

“Kami sudah antisipasi absenya alex. Masih ada pemain lain seperti Ridawan dan yang lain. Pemain yang ada sekarang akan dimaksimalkan. Selain Alex, semua dalam kondisi fisik, taktik dan mental yang siap. Ini karena sudah tidak ada lagi yang cedera atau akumulasi kartu,” ujar Nil.

Persela juga ingin lanjutkan rekor kemenangan mereka atas Arema. Pada laga musim lalau, mereka mampu unggul 4-0 atas Arema FC.

“Kami harap sejarah ini akan berlanjut. Analisis tentang permainan Arema juga sudah dilakukan. Evaluasi soal baris depan dan permainan tanpa Alex juga,” tegasnya.

Arema FC akan Bermain Lepas saat Lawan Persela

Sementara itu, Arema juga tidak ingin meremehkan Persela. Perbedaan jarak di klasemen diyakini tidak banyak pengaruhnya. Pelatih Arema, Milomir Seslija sangat paham seperti apa permainan Persela jika bermain di Surajaya. Terakhir, Persikabo ditaklukan oleh Persela dengan skor 1-6 di Lamongan.

“Perbedaan peringkat Arema FC dan Persela di klasemen tidak bisa jadi ukuran pertandingan ini. Persela punya pemain bagus dan selalu tampil bagus ketika di kandang,” ungkapnya.

Meski begitu, pelatih asal Bosnia ini mengerti jika banyak pihak yang menganggap Arema FC datang untuk mencuri poin di Stadion Surajaya. Terlebih, dia punya kenangan manis saat membawa tim yang berjuluk Singo Edan menang 2-0 di musim 2016 di markas Persela. Namun dia juga tidak ingin anak buahnya merasa dibebani.

“Saya tahu sepak bola Indonesia menganggap setiap pertandingan itu seperti final. Tekanan luar biasa pasti dirasakan oleh tim yang kalah,” katanya.

Tekanan yang dirasakan bisa membuat pemain tidak bisa tampil lepas. Akibatnya, banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain dalam pertandingan. ini yang sedang dialami oleh Persela begitupun Arema FC.

“Ini juga terjadi pada Timnas Indonesia. Ketika tim bermain tidak bagus, semua seperti ingin membunuh dengan cara menghujatnya. Padahal yang sedang dibutuhkan adalah semangat untuk tim agar berbenah. Dalam sepak bola, kadang bermain sudah bagus dan menciptakan peluang. Namun semangat itu akan hilang ketika lawan mendapatkan satu peluang yang berubah menjadi gol,” jelasnya.

“Saya yakin dengan kemampuan pemain kami. Meski sekarang ada beberapa yang absen, Arthur Cunha, Dendik Setiawan, Ahmad Alfarizi, namun penggantinya sudah menunggu kesempatan bermain dengan baik,” tandas mantan pelatih Madura United ini.

Prediksi : Persela Lamongan 45-55 Arema FC