Buaksib.comPertandingan lanjutan Liga Europa Grup F tersaji di Emirates Stadium di mana Arsenal berhadapan dengan Vitoria Guimares. Banyak orang memprediksi Arsenal akan mengalahkan wakil Portugal tersebut dengan mudah. Namun nyatanya, Guimares tampil dengan perlawanan yang cukup menyulitkan. Meski begitu The Gunners berhasil mengakhiri laga dengan raihan 3 poin.

Pertandingan lanjutan Liga Europa Grup F, Arsenal berhadapan dengan Vitoria Guimares. Dengan skor akhir pertandingan 3-2 untuk The Gunners
Penyerang Arsenal Gabriel Martinelli mencetak bola dengan sundulan

Babak Pertama: Arsenal Dikejutkan dengan Permainan Guimares

Unai Emery memutuskan untuk menurunkan sebagian besar pemain mudanya di laga melawan Vitoria Guimares, Jumat (25/10/2019). Terdapat nama-nama seperti Emiliano Martinez di bawah mistar gawang, Emile Row, hingga penyerang muda berkebangsaan Brasil, Gabriel Martinelli.

Sementara itu, Vitoria Guimares menerapkan formasi 4-2-3-1 di laga ini. Mereka menurunkan skuad terbaiknya dengan menempatkan Bruno Duarte sebagai ujung tombak.

Sejak pertandingan dimulai, Arsenal dikejutkan dengan serangan sporadis Vitoria Guimares. Baru 4 menit laga berjalan, Guimares hampir mencetak gol andai saja peluang Andre Almeida tidak dimentahkan oleh Martinez. Guimares baru benar-benar mencetak gol di menit ke-8. Tembakan Marcus Edward dari dalam kotak penalti tidak mampu ditahan Emiliano Martinez. Guimares pun unggul 0-1.

Arsenal mulai melancarkan beberapa serangan untuk mengejar ketinggalan. Berkali-kali mengancam, The Gunners akhirnya berhasil menjebol gawang Guimares melalui tandukan Gabriel Martinelli yang memanfaatkan umpan silang Kieran Tierney. Skor berubah 1 – 1 di menit ke-32.

Sayangnya, situasi tersebut tak bertahan lama. Empat menit berselang, Guimares kembali unggul atas tuan rumah. Tembakan Davidson membentur mistar gawang, bola memantul ke arah Bruno Duarte yang berdiri tanpa kawalan. Striker muda tersebut tak menyia-nyiakan kesempatan, sepakannya berhasil merobek jala Arsenal untuk kedua kali.

Situasi tidak berubah hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama ditiup. Paruh babak pertama harus berakhir dengan skor 1-2.

Babak Kedua: Masuknya Pemain Pengganti Menjadi Pembeda

Unai Emery memutuskan untuk memasukkan Dani Ceballos dan Matteo Guendozi untuk menggantikan Joe Willock dan Ainsley Maitland-Niles di awal babak kedua. Pergantian ini cukup efektif bagi Arsenal. Pasalnya, permainan mereka tampak lebih hidup dan beberapa peluang mulai tercipta.

Berkali-kali Alexandre Lacazette dan kawan-kawan mengancam gawang Guimares yang dijaga Miguel Silva. Sayangnya, tidak satu pun tembakan yang mengarah ke gawang lawan. Justru tim tamu yang kembali mengancam. Pertahanan Arsenal yang rapuh berhasil dimanfaatkan untuk melakukan tembakan ke gawang. Namun Emiliano Martinez tampil cukup apik di bawah mistar gawang Arsenal.

Di menit ke-75, Unai Emery memasukkan Nicolas Pepe untuk menggantikan Alexandre Lacazette yang dinilai kurang maksimal. Pergantian tersebut terbukti tepat. Baru lima menit di atas lapangan, Pepe berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas yang menghujam sisi kiri gawang Guimares.

Menjelang berakhirnya laga, pertahanan Guimares lengah. Situasi ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Pepe yang mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-90+1. Tendangan bebasnya kembali membuat jala gawang Guimares bergetar untuk ketiga kalinya. Hingga peluit panjang dibunyikan, Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan 3-2.

Hasil Akhir Pertandingan

Sempat tertinggal dua kali, Arsenal akhirnya mampu menyudahi laga dengan kemenangan berkat gol pemain pengganti, Nicolas Pepe, di menit akhir. Skor 3 – 2 menjadi hasil akhir laga. Dengan hasil ini, Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Grup F Liga Europa dengan koleksi 9 poin dari 3 laga. Sementara Vitoria Guimares masih berada di dasar klasemen tanpa raihan satu poin pun.