Buaksib.com – Laga puncak kompetisi kasta ke-2 Antar klub Benua Eropa, Liga Europa UEFA yang mempertemukan Sevilla melawan Inter Milan baru saja usai. Pertandingan yang digelar di RheinEnergieStadion pada Sabtu (22/8) ini dimenangi Sevilla. Setelah tampil alot sepanjang lebih dari 70 menit, Diego Carlos akhirnya jadi penentu kemenangan bagi timnya.

Sevilla kembali sukses menyandang gelar raja Liga Europa setelah taklukan Inter Milan 3-2 di RheinEnergieStadion pada Sabtu (22/8)
Sevilla juara Liga Europa 2019/20

Pertandingan Alot di Babak Pertama

Bermain dengan status sebagai raja Liga Europa lewat koleksi lima gelar juara, Sevilla langsung berusaha menekan sejak awal laga. Akan tetapi, petaka justru hadir lebih dulu untuk tim asuhan Julen Lopetegui ini. Lewat serangan balik cepat, akselerasi Romelu Lukaku di kotak penalti Sevilla terpaksa dihentikan dengan tackle keras oleh Diego Carlos.

Wasit kemudian mengganjar Diego Carlos dan menghadiahi Nerazzurri penalti pada menit ke-5 dan dieksekusi dengan sempurna oleh Romelu Lukaku. Namun, keunggulan satu gol Inter tak bertahan lama usai Luuk de Jong setarakan keadaan di menit ke-12. Memanfaatkan sepakan bebas Jesús Navas, tandukan De Jong berhasil membuat timnya samakan keadaan.

Pada menit ke-33, penyerang asal Belanda berhasil buat wakil Spanyol kembali memimpin lewat tandukannya memanfaatkan umpan Éver Banega dari situasi tendangan bebas. Namun, hanya berselang tiga menit kemudian, Diego Godín berhasil catatkan namanya di papan skor untuk menutup babak pertama dengan kedudukan 2-2.

Diego Carlos Menangkan Sevilla

Setelah tampil habis-habisan di babak pertama, kedua tim, baik Sevilla maupun Inter sepertinya ingin mencoba lebih bersantai di babak kedua. Terbukti, paruh kedua berjalan dengan tempo yang lebih lambat dari babak pertama. Inter sejatinya bisa kembali unggul andai Romelu Lukaku bisa menaklukkan Yassine Bounou pada menit ke-65.

Alih-alih kembali unggul, Inter justru kembali tertinggal pada menit ke-75 saat Diego Carlos catatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan tendangan bebas Éver Banega, Carlos lepaskan sepakan akrobatik ke sisi kiri gawang Samir Handanović. Lukaku yang ada di depan gawang justru membelokkan arah bola sehingga masuk ke dalam gawang timnya sendiri.

Tertinggal satu gol membuat Inter semakin gencar melakukan serangan ke pertahanan Sevilla. Akan tetapi strategi bertahan armada Julen Lopetegui sepertinya cukup ampuh untuk meredam permainan armada Antonio Conte. Ditambah dengan ketangguhan Yassine Bounou di bawah mistar, Sevilla akhirnya berhasil memenangkan pertandingan.

Los Nervionenses Sukses Pertahankan Rekor

Lewat kemenangan atas Inter, Sevilla kini berhasil pertahankan rekor sebagai pemegang gelar Liga Europa terbanyak, yakni dengan koleksi enam gelar juara. Mereka juga sukses pertahankan rekor selalu menang dalam enam partai final kompetisi ini.

Sevilla sukses menyandang gelar raja Liga Europa. Sementara itu, pencapaian ini juga menjadi raihan spesial bagi sang pelatih. Julen Lopetegui di musim perdananya menukangi Sevilla sukses meraih trofi yang cukup bergengsi.