Buaksib.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola nampak pesimis timnya bisa merekrut Harry Kane di bursa transfer musim panas ini. Alasannya adalah mahar yang diminta oleh Tottenham Hotspur kelewat mahal untuk striker yang sudah berusia 28 tahun. Seperti diketahui, pihak Spurs menuntut bayaran sebesar 150 juta Pounds atau sekitar 2,9 triliun Rupiah dari transfer ini.

Harry Kane
Harry Kane

 

Pep Guardiola menyebut bahwa nilai yang diminta Spurs tidak masuk akal. Pasalnya kondisi ekonomi dunia sedang melemah akibat pandemi COVID-19. Menurutnya, Manchester City pun merasakan dampak yang sama.

Apabila gagal mendapatkan penyerang baru di musim panas ini, Guardiola mengaku siap memaksimalkan pemain yang ia miliki saat ini. Pelatih asal Spanyol itu menyebut bahwa Gabriel Jesus dan Ferran Torres bisa bermain pada posisi tersebut.

“Dengan harga [Harry Kane] saat ini, kami tidak akan membeli satu pun penyerang. Itu tidak mungkin, kami tidak mampu membelinya,” ujar Guardiola dalam wawancara dengan televisi Spanyol, TV3.

Mahar Harry Kane Terlalu Mahal

Manchester City menjadi satu dari sekian banyak klub yang menderita akibat pandemi COVID-19. Pemasukan mereka menurun drastis karena tidak ada suporter yang datang ke stadion. Padahal, uang dari tiket penonton inilah yang menjadi sumber penghasilan utama mereka.

Dengan kondisi finansial yang sulit, Pep Guardiola tidak akan memaksakan untuk merekrut Harry Kane bila Spurs tak mau menurunkan mahar transfer sang bomber.

“Semua klub saat ini mengalami kesulitan finansial, tak terkecuali kami. Kami punya Gabriel [Jesus] dan Ferran [Torres] yang bermain luar biasa di posisi itu,” sambungnya.

“Kami juga punya pemain muda di akademi dan kami telah menjalani banyak pertandingan tanpa seorang penyerang. Ada kemungkinan besar kami tidak akan membeli penyerang untuk musim depan,” tandasnya.

Harry Kane sebenarnya akan diproyeksikan sebagai pengganti Sergio Aguero. Pemain asal Argentina itu resmi bergabung dengan Barcelona setelah kontraknya di Etihad Stadium tidak diperpanjang. Kebetulan, Kane juga sempat mengutarakan bahwa ia ingin hengkang dari Spurs. Sebab, ia mendambakan bermain untuk klub yang punya kans menjadi juara lebih besar.

Namun, CEO Tottenham Hotspur, Daniel Levy tak mau melepas bomber kesayangannya itu dengan harga murah. Ia hanya akan mau berunding jika ada tawaran sebesar 150 juta Pounds. Padahal, Manchester City disebut telah menyodorkan angka 100 Juta Pounds plus Raheem Sterling.

Kontrak Harry Kane bersama Tottenham Hotspur masih tersisa cukup panjang yakni hingga Juni 2024 mendatang. Dengan begitu, pihak Spurs punya kekuatan lebih untuk mempertahankan mahar transfer sang bomber di bursa transfer musim panas ini.