Buaksib.comGitra Yuda Furton mengungkapkan perasaannya setelah resmi dipastikan bergabung dengan Arema FC. Pemain yang berasal dari Padang tersebut mengaku masih tak percaya dia bisa bergabung dengan klub asal kota Malanng tersebut.

Gitra Yuda: Seperti Mimpi Bisa Gabung dengan Arema FC
Gitra Yuda Furton.

 

“Saya masih nggak percaya. Rasanya seperti mimpi bisa bergabung dengan Arema,” Ungkap Gitra.

“Saya nggak menyangka bisa ke Arema. Namun, alhamdulillah, jelang penutupan bursa transfer saya bisa gabung ke sini. Saya mohon doa dari semuanya biar bisa memberi lebih bagi Arema,” lanjutnya.

Dia mengatakan, prose bergabungnya dengan Arema FC sangat singkat. Awalnya, dia ditawari oleh agennya, Gabriel Budi Liminto ke Arema. Dia juga mengetahui jika pelatih Arema sepakat mendatangkannya.

“Kemudian saya bergabung ke sini,” ucapnya.

Sebelumnya, beberapa saat sebelum bursa transfer awal 2020 ditutup, Arema sudah resmi mendatangkan Gitra Yuda. Dia didatangkan untuk mengisi satu slot lagi di lini pertahanan.

Pada musim lalu, Gitra bermain di Martapura FC. Disa bisa bermain sebagai stopper, fullback kanan, dan juga gelandang bertahan. Ia juga sempat membela Semen Padang dan PS TNI.

Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut pertama kali bergabung dengan Arema pada sesi latihan di Lapangan Dirgantara, Malang. Pada sesi tersebut, dia tak canggung dan langsung membaur dengan rekan-rekannya.

Berusaha Adaptasi di Arema FC

Kemudian, Gitra mengatakan jika dia masih berusaha untuk bisa beradaptasi dengan gaya sang pelatih, Mario Gomez. Menurutnya, kini, dia masih harus meraba gaya pelatih yang berasal dari Argentina tersebut.

Akan tetapi, Gitra tetap optimis jika proses adaptasi tak akan lama. Sebab, di tim Arema FC kini ada dua pemain yang dulunya pernah satu tim dengannya.

“Di sini ada Teguh Amiruddin dan Mariando Djonak,” ucapnya.

Disisi lain, meski ia tergolong pemain baru, Gitra tak merasa sungkan untuk bersaing mendapatkan posisi inti. Dia sendiri yakin akan bisa bersaing dengan pemain yang sebelumnya sudah bergabung terlebih dahulu.

“Lambat laun saya bisa bersaing memperebutkan posisi inti,” imbuh Gitra.

“Saya akan menambah latihan. Saya datang belakangan, pasti kondisi fisik saya kalah. Karenanya, saya akan menambah porsi latihan sendiri,” tandasnya.