Buaksib.com – Momen mengalahkan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions masih terekam jelas di benak gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente. Ia bahkan menyebut bahwa skuat besutan Jurgen Klopp tersebut terlihat ketakutan menghadapi timnya.

Gelandang Atletico Madrid: Liverpool Ketakutan Hadapi Kami
Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente

 

Atletico Madrid sukses mengunci satu tiket babak perempat final Liga Champions musim ini. Mereka menyingkirkan sang juara bertahan, Liverpool sebelum pandemi virus Corona melanda. Sebelum laga dimulai, Los Rojiblancos berada dalam posisi yang menguntungkan.

Skuat asuhan Diego Simeone tersebut unggul secara agregat karena menang 1-0 di leg pertama. Tapi saat leg kedua dimulai, aroma kegagalan sempat menghampiri Joao Felix dkk.

Gawang Atletico Madrid yang dikawal oleh Jan Oblak diberondong dua gol melalui aksi Georginio Wijnaldum dan Roberto Firmino di extra time. Beruntung, dua gol Marcos Llorente dan sebiji gol dari Alvaro Morata berhasil membalikan kedudukan.

Liverpool Ketakutan

Atletico Madrid mengakhiri duel sengit itu dengan skor akhir 2-3 sehingga membuat mereka unggul secara agregat 2-4. Hasil tersebut membuat tim asal ibukota Spanyol tersebut berhak melaju ke babak berikutnya. Sementara bagi Liverpool, mereka harus menerima nasib tersingkir dari kompetisi antar klub paling elit di benua biru tersebut.

Kemenangan tersebut masih terekam di benak Marcos Llorente meski sudah hampir dua bulan berlalu. Ia ingat betul bagaimana The Reds tampak ketakutan ketika menghadapi timnya meski bermain di kandang sendiri.

“Mereka mulai membiarkan kami menyerang dan setelah kebobolan gol kedua, kami tidak punya pilihan selain maju ke depan,” ujar Llorente kepada Marca.

“Mereka punya jutaan peluang dan saya pikir mereka yakin kalau golnya sudah cukup. Tapi reaksi kami membuat mereka ketakutan,” lanjutnya.

Marcos Llorente adalah bintang pada laga yang digelar di Anfield tersebut. Kendati berposisi sebagai gelandang, ia sukses mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali. Mantan punggawa Real Madrid tersebut masih ingat bagaimana proses kedua golnya terjadi. Dan ia percaya bahwa Dewi Fortuna sedang menyelimutinya waktu itu.

“Pada gol pertama saya kehilangan bola dan meremas sang kiper, yang memberi bola kembali kepada kami,” tambah pria berusia 25 tahun tersebut.

“Gol kedua, saat Morata memberikan bola kepada saya, saya melihat ke belakang dan tidak ada yang mengikuti sehingga harus melepaskan tembakan. Saya tidak terbiasa dalam situasi seperti itu,” pungkasnya.