Buaksib.comShin Tae-yong gagal memenuhi salah satu target utama sebagai pelatih Timnas Indonesia yaitu meraih emas di SEA Games 2021. Setelah lebih dari dua tahun, mungkinkah Coach Shin akan bertahan lebih lama?

Shin Tae-yong Tetap di Stadion Usai Laga Kontra Filipina, Kenapa?

 

Sang pelatih direkrut oleh PSSI untuk melatih Timnas Indonesia pada Desember 2019 lalu. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menunjuknya untuk menangani hampir semua kategori usia timnas.

Hanya Timnas Indonesia U-16 yang tidak dilatih oleh Shin Tae-yong. Jadi, pelatih asal Korea Selatan tersebut melatih Timnas Indonesia U-19, U-23, dan Senior.

Sebenarnya, melatih Timnas Indonesia U-19 adalah tugas awal coach Shin, dimana dia diminta untuk mempersiapkan tim untuk event Piala Dunia U-20 2021. Di event tersebut, Indonesia menjadi tuan rumah.

Akan tetapi, pandemi virus Corona mengharuskan event tersebut dibatalkan dan status tuan rumah Indonesia digeser ke Piala Dunia U-20 2023. Lalu, bagaimana evaluasi sang pelatih hingga kini?

Amankah Shin Tae-yong?

Sang pelatih datang untuk melatih Timnas Indonesia saat nasib Tim Merah Putih di Kualifikasi Piala Dunia 2022 sudah kandas. Tim Garuda tak memiliki poin dalam lima laga pada saat dilatih oleh Simon McMenemy pada 2019.

Pilihan Shin Tae-yong membuat tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022 untuk mencari komposisi terbaik untuk timnya terjawab. Timnas Indonesia menang 2-1 dan 3-0 dari Chinese Taipei dalam dua leg laga yang digelar di Buriram Thailand. Pada saat itu, sang pelatih membawa beberapa pemain debutan yang cemerlang.

Jika melihat hasil yang tak beda dengan pelatih sebelumnya, sang pelatih seharusnya bisa menghadapi pemecatan karena kegagalannya. Akan tetapi, tugas awalnya membentuk Timnas U-19 yang kuat untuk menjadi Timnas U-20 yang solid untuk Piala Dunia U-20.

Dengan dipindahnya jadwal Piala Dunia U-20 dari 2021 ke 2023, event sepak bola junior tersebut justru akan menjadi rangkaian akhir dari tugas Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.